Suasana di sekitar lokasi pencabulan bocah di Rumpin, Bogor. Foto: Erwin Maulana/Kriminologi.id

6 Bocah SD Pemerkosa Temannya di Rumpin Kerap Disuguhi Video Porno

Estimasi Baca:
Rabu, 28 Feb 2018 22:25:35 WIB

Kriminologi.id - Kasus pemerkosaan oleh 6 bocah SD terhadap temannya yang berusia 7 tahun menimpa bocah berinisial E di Kampung Cikadu, Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pemerkosaan itu menurut warga dilatari karena mereka kerap disuguhi tontonan video porno oleh seorang pemuda bernama Yarmani (23) melalui ponsel miliknya.

Kriminologi mendatangi lokasi kejadian tersebut, Rabu, 28 Februari 2018. Kampung Cikadu sendiri terletak di antara wilayah Leuwiliang dan Parung Panjang, Bogor. Kampung tersebut dikenal sebagai penghasil batu dan pasir untuk bahan material bangunan.

Seorang warga yang bernama Usman (60), yang juga paman dari pemuda 23 tahun itu, mengaku kaget ketika mengetahui bahwa Yarmani kerap memperlihatkan video porno kepada anak-anak yang melakuan pemerkosaan terhadap E, setelah diberitahu oleh Enjum (55) ketua RT setempat.

Baca: Pemerkosaan Bocah 7 Tahun oleh 6 Temannya Gemparkan Warga Rumpin

pemerkosaan bocah rumpin

"Dia (Yarmani) itu kan sejak kecil tinggal sama neneknya, karena kedua orang tuanya sudah bercerai sejak dia kecil. Kakeknya sudah meninggal. Pas cerai ibunya pindah ke Jakarta, karena orang sana, ayahnya juga pindah ke Leuwiliang karena orang asli sana,” ujar Usman yang ditemui, Rabu, 28 Februari 2018. 

Usman menambahkan, sejak mulai masuk sekolah dasar Yarmani diasuh oleh neneknya, namun sekarang neneknya sudah meninggal. Usman juga mengaku bahwa Yarmani sendiri hanya menempuh pendidikan hingga kelas 4 SD. Setelah berhenti sekolah, Yarmani sering bekerja sebagai kuli proyek pembangunan.

"Pas keluar sekolah sering jadi kuli proyek, kadang di Bekasi kadang di Jakarta. Tapi, ya kan namanya juga kuli proyek, kerjanya pas lagi ada proyek saja, kalau lagi ada kerjaan ya dia jarang pulang Kalau lagi enggak kerja ya dia sering di sini," ujar Usman menambahkan.

Usman juga mengakui perilaku aneh kerap dilakukan Yarmani. Menurutnya, Yarmani terlihat berperilaku tidak sesuai dengan pemuda seusianya. Bahkan Yarmani kerap tidak dapat berkomunikasi dengan baik.

Baca: Ayah Bejat Rekam Adegan Saat Perkosa Anak Tirinya 

pemerkosaan bocah rumpin

"Dia itu dibilang dewasa juga belum, tapi badannya aja yang mirip orang dewasa. Kalau diajak ngobrol kadang suka enggak nyambung kesana - kemari. Kalau lagi enggak kerja sering nyetel musik dangdut keras-keras di rumahnya bareng temen-temennya. Kadang bisa dari pagi sampai waktu Zuhur, sering saya datengin kalau misalnya pas azan Zuhur dia masih berisik,” tutur Usman.

Usman mengaku kaget ketika mengetahui jika sebelum pemerkosaan itu terjadi, Yarmani ternyata sering memperlihatkan konten video porno yang ada di telepon genggamnya kepada anak-anak itu. 

"Iya saya sendiri kaget, tahunya ya pas dikasih tahu pak RT. Katanya sebelumnya pernah diajarin lihat begituan sama dia (Yarmani). Sejauh yang saya tahu sih, di sini kan kadang emang yang gede sama yang kecil sering main bareng, karena ada warung di sebelahnya juga ada gardu jadi yang kecil sama yang gede kadang ketemu juga saling tanya," ujar Usman menjelaskan.

Usman sendiri juga tidak menyangka bahwa salah satu anak yang melakukan pemerkosaan yang dilakukan anak-anak di sekitar rumahnya, adalah ketua RT setempat.

"Saya sendiri sejauh ini belum pernah liat WD main bareng sama Yarmani. Kalau anak-anak yang lain misalnya RH, RJ sama GL memang pernah ngobrol bareng ponakan saya di gardu samping warung, tapi kalau WD saya belum tahu," ujar Usman.

pemerkosaan bocah rumpin

Menurut Usman dirinya tidak mengetahui pasti di mana lokasi kejadian perkosaan tersebut. Ia hanya menunjukkan bahwa lokasi kejadian tersebut di samping kandang kambing milik Ape (45), pemilik warung yang terletak di sebelah gardu tempat anak-anak itu berkumpul.

"Kalau kejadiannya saya belum tahu pasti, soalnya waktu itu saya masih di gunung masih nyari kayu bakar buat masak. Kata orang-orang sih disamping kandang kambingnya mang Ape," ujar Usman.

Pantauan Kriminologi di kampung tersebut, kandang kambing milik Mang Ape terletak di belakang rumah Usman. Kandang itu terletak di pinggir jalan Kampung Cikadu dan berada persis di dataran yang cukup tinggi. Setiap orang yang hendak mendatangi kandang kambing itu harus menaiki tangga yang dibentuk dari tanah.

Diberitakan sebelumnya, kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur menimpa bocah berinisial E (7) di Kampung Cikadu, Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Korban E diperkosa oleh enam orang temannya yakni VC (8), VL (6), WD (10), RA (11), GL (6) dan RE (9) di samping sebuah kandang kambing.

Peristiwa pemerkosaan yang menggemparkan warga sekitar itu berawal saat E yang tengah bermain dengan kedua temannya, Z dan C di dekat lokasi kejadian, pada Minggu, 18 Februari 2018 sekitar pukul 12.00 WIB.

Tiba-tiba RE dan RA mendatanginya dan membawa korban ke samping rumah kediaman VL. Keduanya kemudian memanggil teman-temanya yang lain. Setelah WD, VL, VC dan GL, datang korban kemudian dibawa oleh keenamnya ke samping kandang kambing milik salah seorang warga. Di lokasi tersebut keenam anak itu secara bergantian memerkosa korban. AS

Reporter: Erwin Maulana
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500