Penemuan jasad ayah dan anak di kawasan kampung Legok Arey, Desa Cijangkar, Sukabumi, Jawa Barat. Foto: Ist/Kriminologi.id

Ada Cekcok Mulut Sebelum Ayah dan Balitanya Ditemukan Tewas di Gunung

Estimasi Baca:
Jumat, 23 Mar 2018 18:25:33 WIB

Kriminologi.id - Seorang ayah yang berprofesi sebagai petani dan anaknya yang masih balita ditemukan tewas di Gunung Sampai, Kampung Legok Arey, Desa Cijangkar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kematian keduanya diduag karena persoalan keluarga. Sebab, diketahui ada cekcok sebelum keduanya ditemukan tewas.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban tewas yang kali pertama ditemukan ialah sang balita berinisial R. Jasad balita berusia 2,5 tahun itu ditemukan di bawah pohon mahoni. Sementara ayahnya, Agung, ditemukan tewas tergantung di pohon berbeda.

“TKP ditemukannya ayah tergantung di pohon dan anak usia balita tergelatak di bawahnya. Menurut keterangan para saksi, persoalan ini akibat masalah keluarga. Sebab, malam sebelum kejadian, keluarga tersebut sempat terdengar cekcok,” kata Kapolres Sukabumi, Ajun Komisaris Besar Nasriadi di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat, 23 Maret 2018.

Berdasarkan keterangan para saksi, kata Nasriadi, tetangga korban sempat mendengar keributan dari rumah Agung. Dalam keributan tersebut, sang suami Agung sempat mengancam istrinya akan membunuh anaknya. Tak hanya itu, Agung juga mengancam akan bunuh diri jika bertengkar dengan istrinya. 

"Semalam menurut penuturan tetangga korban, ada cekcok mulut. Lalu, pagi hari ditemukan tewas tergantung. Kemudian anaknya ditemukan tergeletak meninggal di bawah pohon yang jaraknya sekitar 3 meter dari pohon tempat ayahnya ditemukan tergantung," papar Kapolres.

Lebih lanjut, kata Nasriadi, antara lokasi penemuan korban tewas dengan rumahnya ternyata tak jauh-jauh amat. Jaraknya sekitar 30 meter dari rumah korban. Menurut Nasriadi, peristiwa ini sudah direncanakan sebelumnya oleh sang ayah. Jasad keduanya, kini telah dibawa ke RS Sumber Waras Sukabumi.

Diberitakan sebelumnya, balita berusia 2,5 tahun berinisial R ditemukan tewas di Gunung Sampai, Kampung Legok Arey, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sekitar pukul 05.30 WIB, Jumat 23 Maret 2018. Tepat di atas tubuh bocah malang itu, tergantung tubuh sang ayah, Agung Akbar (30).

Korban Rafi tergeletak di bawah pohon mahoni setinggi hampir 7 meter. Sementara sang ayah menggantungkan dirinya di batang pohon. Tubuhnya di bagian leher terikat tambang setinggi 4 meter. Jasad Rafi ditemukan oleh kakeknya, Budi. Sementara jasad Agung ditemukan satu jam kemudian oleh warga.

Reporter: Arief Pratama
Penulis: Tito Dirhantoro
Multimedia: S. Dwiangga Perwira
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500