Penemuan jasad ayah dan anak di kawasan kampung Legok Arey, Desa Cijangkar, Sukabumi, Jawa Barat. Foto: Ist/Kriminologi.id

Balita Tewas di Sukabumi Diduga Dicekik Ayahnya Sebelum Gantung Diri

Estimasi Baca:
Jumat, 23 Mar 2018 17:45:37 WIB

Kriminologi.id - Seorang balita berinisial Ri yang ditemukan tewas bawah pohon mahoni Gunung Sampai, Kampung Legok Arey, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jumat, 23 Maret 2018 diduga dicekik ayahnya. Anak berusia dua tahun enam bulan ini di lehernya ditemukan luka merah seperti bekas cekikan.

Adalah Agung, ayah balita Ri, yang mencekik anaknya sebelum mengakhiri hidup dengan gantung diri di atas pohon mahoni. Agung ditemukan menggantung kaku dengan leher terikat tali tambang terhubung ke batang pohon.     

Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, menjelaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan korban balita berusia 2,5 tahun ini ditemukan bekas luka dilehernya. Diduga luka itu bekas cekikan yang dilakukan ayahnya.

"Ada bekas luka memar merah dileher, kami menduga ayahnya mencekik anaknya sebelum gantung diri," ujar Kapolres Sukabumi saat dihubungi Kriminologi.id, Jumat, 23 Maret 2018. 

Nasriadi mengatakan, motif yang dilakukan ayah mencekik anak lalu mengakhiri hidup dengan cara gantung diri karena masalah keluarga. Agung adalah buruh tani. 

"Masalahnya keluarga," jelasnya.

Penemuan balita tewas ini oleh kakek korban yang mencari cucunya sejak pukul 05.30 WIB. Berbekal lampu senter, sang kakek menyusuri gorong-gorong dan rerimbunan pohon untuk mencari cucunya. Lantaran tak menemukan cucunya, kakek melanjutkan penyisiran hingga naik Gunung Sampai.

Setelah mendaki gunung itu lah sang cucu ditemukan tak bernyawa di bawah pohon mahoni.  Berdasarkan  hasil visum ditemukan luka bekas cekikan dan goresan kuku. Usai Ri ditemukan, pencarian warga tertuju pada Agung, ayah korban.

Saat ditemukannya jasad Ri, Agung tak ada di lokasi. Bersamaan dengan itu, ada laporan warga yang mengaku telah kehilangan seutas tali tambang. Bersama warga, pencarian ayah bayi pun dilakukan hingga akhirnya menemukan Agung tergantung di pohon tempat ditemukan anaknya. SM

Reporter: Arief Pratama
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500