Ilustrasi bayi yang baru dilahirkan. Foto: Pixabay

Bayi Berusia 2 Bulan Dibuang di Pemakaman Umum

Estimasi Baca:
Jumat, 15 Jun 2018 19:05:53 WIB

Kriminologi.id - Sesosok bayi laki-laki ditemukan warga setelah ditinggalkan orang tuanya di kawasan pemakaman, Quezon, Filipina, 28 Mei 2018. Bayi berusia dua bulan itu diselamatkan setelah warga mendengar tangisan.

Warga setempat yang mendengar tangisan anak itu kemudian mengevakuasinya dengan membawa menggunakan alat transportasi lokal, tuk-tuk. Mereka membawa bayi malang itu ke rumah sakit. 

Seperti dilansir dari Mirror, Jumat, 15 Juni 2018, para dokter mengatakan bayi tersebut telah ditinggalkan di pemakaman itu selama beberapa jam.

Menurut dokter, nenek bayi tersebut yang bernama Gloria Perez, mengenali bayi itu adalah cucunya. Gloria membenarkan bahwa bayi tersebut lahir dari rahimnya. Pihak kepolisian kemudian menangkap, Lara Sentillas, sebagai ibu. 

Seorang warga yang bernama Angel Castillo berkata mengatakan seorang tetangga menemukan anak itu usai mereka mendengar suara tangisan. 

Bayi berusia 2 bulan ditemukan di pemakaman umu. Foto: Mirror
Bayi berusia 2 bulan ditemukan di pemakaman umu. Foto: Mirror

“Mereka berlari kembali ke rumah mereka untuk meminta pertolongan dan sekelompok orang pergi menolong bayi itu,” kata Angel. Menurutnya, di kawasan pemakaman itu banyak anjing dan hewan pengerat. 

Petugas kemudian menangkap sang ibu melayangkan tuduhan telah menelantarkan bayi tersebut. Sementara kepala polisi setempat mengidentifikasi ibu itu sebagai Lara Sentillas. Pelaku akan menghadapi tuntutan kriminal atas penelantaran bayi. 

Pihak kepolisian juga sudah berkoordinasi dengan Departemen Kesejahteraan Sosial untuk mengajukan tuntutan terhadap kasus tersebut.

"Penyelidikan awal mengungkapkan bahwa sekitar jam 9 pagi, seorang penduduk mendengar bayi menangis, dan ketika dia melihat sekeliling, dia menemukan bayi laki-laki di antara dua kuburan.

Bayi tersebut kemudian dibawa ke kantor polisi Candelaria dan melaporkan kejadian itu. Anak itu akhirnya dibawa ke Unit Kesehatan Pedesaan Candelaria untuk pemeriksaan medis.

Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500