Bayi Calista Tewas Dianiaya Ibunya, KPAI: Kami Straight Pada Aturan

Estimasi Baca :

Komisioner KPAI Rita Pranawati (01/03/2018). Foto: Ist/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Komisioner KPAI Rita Pranawati (01/03/2018). Foto: Ist/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI mendorong pihak kepolisian untuk menegakkan aturan terkait tewasnya bayi Calista yang dianiaya oleh ibunya sendiri. Hal itu dikatakan KPAI menanggapi rancana kepolisian yang akan menyelesaikan kasus tersebut di luar persidangan.

Komisioner KPAI bidang pengasuhan, Rita Pranawati mengatakan bahwa pihaknya tetap berpegang kepada aturan terkait kasus kekerasan yang menimpa bayi Calista.

“KPAI straight pada aturan, kan untuk membebaskan seseorang dari hukuman pidana tentu harus berdasarkan fakta-fakta hukum juga. Kalau mengalami gangguan mental harus dibuktikan oleh ahlinya yang menyatakan bahwa ibu ini mengalami gangguanan jiwa,” ujar Rita kepada Kriminologi.id, Senin, 26 Maret 2018, melalui sambungan telepon.

Menurut Rita pihak kepolisian tidak bisa menyamakan semua kasus, jika pelaku secara mental belum bisa dilakukan penegakan hukum polisi bisa menunda terlebih dulu.

“Jadi tidak mudah gebyah uyah, ya dipukul rata, kan harus ada proses pembuktiannya. Kalau secara mental ibu ini belum mampu kan bisa ditunda. Artinya kita ingin menekankan penegakan hukum terhadap ibu bayi ini sebagai pelaku tetap harus ditegakkan, kekerasan terhadap anak tidak boleh dibenarkan,” ujar Rita.

Kepolisian tengah mempertimbangkan penyelesaian di luar hukum pengadilan terkait kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Sinta Noviana terhadap anak kandungnya yang masih bayi bernama Calista.

Bayi yang masih berusia 1 tahun 3 bulan itu dianiaya Sinta hingga tewas Minggu, 25 Maret 2018. Calista meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami koma selama 15 hari di RSUD Karawang, Jawa Barat.

"Jadi di Polri ada diskresi dan restorative justice. Restorative justice itu kami mengambil langkah penyelesaian di luar pengadilan," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Jakarta, Senin, 26 Maret 2018.

"Kalau diskresi kami bisa memutuskan kepentingan yang lebih besar," katanya menambahkan.

Oleh sebab itu, Setyo meminta masyarakat untuk memahami bahwa pihaknya akan melihat intinya adalah kepastian hukum.

"Kedua, kami menegakkan hukum tanpa melanggar hukum. Mohon sabar karena masih proses," ujarnya.

Baca Selengkapnya

Home Renata Anak Bayi Calista Tewas Dianiaya Ibunya, KPAI: Kami Straight Pada Aturan

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu