Keluarga korban malapraktik di PN Tangerang. (11/7/2018). Foto: Walda Marison/Kriminologi.id

Bayi Korban Malapraktik Tak Merespons Saat Tersorot Sinar Matahari

Estimasi Baca:
Rabu, 11 Jul 2018 20:20:14 WIB

Kriminologi.id - Kedua anak kembar Juliana Dharmadi, yakni Jared dan Jaydan sama sekali tidak merespons jika tersorot sinar matahari setelah pulang dari Rumah Sakit Omni Alam Sutera.

Hal ini diutarakan oleh Wibisana, saksi dari penggugat dalam persidangan perdata di PN Tangerang, Rabu, 11 Juli 2018 dengan agenda mendengarkan keterangan saksi terkait dugaan malapraktik yang dilakukan oleh Ferdy Limawal dan RS Omni Alam Sutera. 

Dalam kesaksiannya, Wibisana membeberkan kondisi kedua anak Juliana Dharmadi yakni Jared dan Jayden pasca pulang dari RS Omni Alam Sutera, Tangerang, Banten.

"Saya beberapa kali ke rumah ibu Juliana setelah pulang dari rumah sakit. Saya lihat anaknya kalau kena sinar matahari enggak ngerespon,"  kata Wibisana yang merupakan rekan bisnis dari Juliana, pada Rabu 10 Juli 2018.

Menanggapi keterangan dari Wibisana di muka pengadilan, Hakim Ketua pada persidangan tersebut menanyakan ihwal hubungan antara pernyataan Wibisana dengan mata bayi. Namun, saksi mengatakan tidak tahu. 

"Saya tidak tahu pak," jawab saksi.

Wibisana melanjutkan jika kedua anak tersebut sempat dilarikan ke klinik Mata Nusantara setelah 41 hari berada di rumah. Setelah ke klinik Mata Nusantara, ia mengatakan, Juliana memboyong kedua anaknya ke Rumah Sakit di Australia untuk menjalani pemeriksaan mata lebih dalam.

"Dibawa ke Rumah Sakit yang ada di Australia untuk periksa mata dan memastikan harus dioperasi atau tidak," kata Wibisana di hadapan hakim.

Wibisana juga membenarkan saat ditanya hakim terkait penggunaan inkubator selama 42 hari untuk kedua bayi kembar Juliana Dharmadi pasca melahirkan di RS Omni Alam Sutera. 

Wibisana pun melanjutkan jika kedua anak lahir dalam kondisi prematur. Namun pria yang juga mengaku mengantar Juliana ke rumah sakit Omni guna bersalin ini tidak tahu persis berapa umur kandung temannya saat itu.

Dalam persidangan yang digelar siang tadi hingga selesai sekitar pukul 15.00 WIB. Juliana Dharmadi menggugat perdata Rumah Sakit Omni Alam Sutera dan dokter spesialis anak Ferdy Limawal ke Pengadilan Negeri Tangerang. 

Dugaan malapraktik ini terlihat dari kondisi mata salah satu anak kembarnya yang mengalami kebutaan total. Untuk memeriksakan mata kedua anak kembarnya ini, menurut pengakuan pihak penggugat, sudah mengeluarkan uang hingga miliaran rupiah. YH/

Reporter: Walda Marison
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500