Seorang warga menyerahkan bayi merah yang ditemukan ke petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Barat (14/05/2018). Foto: Ist/Kriminologi.id

Bayi Merah Ditemukan Warga Tambora, Dalam Kardus di Pinggir Selokan

Estimasi Baca:
Selasa, 15 Mei 2018 10:42:46 WIB

Kriminologi.id - Bayi merah berusia 2 hari ditemukan warga Tambora, Jakarta Barat, di pinggir selokan Senin, 14 Mei 2018 siang. Bayi itu berada di dalam kardus yang disimpan di bawah gerobak yang sedang parkir di kolong flyover Pasar Pagi, Tambora, Jakarta Barat. 

Kini, bayi perempuan itu dirawat di Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa khusus balita telantar.

Penemuan bayi merah itu oleh salah seorang warga yang sedang beristirahat di kolong flyover Pasar Pagi, Tambora, Jakarta Barat sekitar pukul 12.00 WIB. Saat melepas lelah, warga itu mendengar suara jeritan bayi.

Bayi Merah
Bayi merah yang ditemukan warga di flyover Pasar Pagi, Tambora, Jakarta Barat.

Jerit tangis bayi itu berasal dari gerobak sampah yang diparkir di pinggir selokan. Karena penasaran, warga itu pun menghampiri sumber suara jeritan. Ia terkejut ternyata suara itu adalah bayi merah yang disimpan dalam kardus di kolong gerobak.

Mengetahui hal ini, warga itu segera mengevakuasi bayi dalam kardus itu dan membawanya ke ketua RT setempat. Setelah itu, ketua RT melaporkan penemuan bayi merah tersebut ke Polsek Tambora. 

"Waktu ditemukan warga, ada bayi nangis di bawah gerobak. Kondisi bayinya sehat, baru umur dua hari," ujar Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Suta Wijaya, saat dihubungi Selasa, 15 Mei 2018.

Penemuan Bayi Merah
Petugas menggendong bayi merah yang ditemukan warga di pinggir selokan kolong flyover Pasar Pagi, Tambora, Jakarta Barat.

Setelah menerima laporan warga, petuguas Polsek Tambora mendatangi lokasi kejadian perkara dan membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatannya. 

Hasil pemeriksaan dokter, kata Suta, bayi itu berusia dua hari dan dalam kondisi sehat. Kemudian, sang jabang bayi itu dibawa ke Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa khusus balita telantar. 

Ia pun mengatakan, bayi merah yang belum memiliki nama itu akan mendapatkan perawatan di panti tersebut. 

"Mulai dari kebutuhan minum susu, makan, pakaian, hingga tempat yang nyaman. Panti juga akan memastikan bayi malang itu terjamin tumbuh kembangnya," ujarnya. 

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500