Ilustrasi mayat bayi. Foto: Pixabay

Bayi Tewas Usai Menyusui, Air Susu Mengandung Narkoba

Estimasi Baca:
Senin, 16 Jul 2018 11:45:57 WIB

Kriminologi.id - Seorang wanita pecandu narkoba ditahan dengan tuduhan membunuh putranya setelah memberinya air susu ibu (ASI). Bayi berusia 11 minggu itu dilaporkan tewas dengan kondisi mengeluarkan lendir darah dari hidungnya.

Wanita itu, Samantha Jones (30) dari New Britain Township, AS akhirnya dijatuhi hukuman pada Jumat, 13 Juli 2018 dengan tuduhan pembunuhan kriminal yang mengakibatkan kematian bayinya berinisial RJ pada 2 April 2018.

Foxnews.com melansir, kantor pengacara Distrik Bucks County mengatakan autopsi menunjukkan bayi itu meninggal setelah diberi ASI yang mengandung methadone, amphetamine dan methamphetamine.

Menurut pernyataan tertulis dari pengadilan, Jones mengaku kepada polisi dirinya mendapat resep dari dokter untuk mengkonsumsi metadon karena kecanduan obat penghilang rasa sakit. Obat tersebut dikonsumsinya selama masa kehamilannya, termasuk di hari kematian putranya itu.

Dikutip nytimes.com, mulanya polisi menemukan bayi tewas karena serangan jantung setelah menanggapi panggilan 911. Ibu Jones menelepon polisi dan dilaporkan mencoba memberikan Cardiopulmonary Resusication (CPR).

Pernyataan tertulis menyatakan bahwa Jones memberikan ASI ekslusif, tetapi telah beralih ke susu formula tiga hari sebelumnya. Jones mengaku bayi itu tidak cukup mendapatkan cukup ASI eksklusif.

Jones mengatakan bahwa pada pagi hari anak itu meninggal, bayi itu menangis pada pukul 3 pagi. Ia pun mencoba untuk menyusui karena dia terlalu lelah untuk turun ke dapur dan menyiapkan sebotol susu formula.

Dia memberikan susu formula pada pukul 6 pagi lalu tertidur. Namun saat bangun, Jones menemukan putranya dalam kondisi pucat, dengan lendir berdarah yang berasal dari hidungnya.

Saat ini Jones ditahan dan harus membayarkan uang USD 3 juta sebagai jaminan. Adapun putranya yang berusia 2 tahun diasuh suaminya. RZ

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500