Ilustrasi korban tewas terjatuh dari lantai atas apartemen di Sunter, Ilustrasi: Pixabay

Bocah 8 Tahun Tewas Jatuh dari Apartemen, Ibu Didakwa Kasus Pembunuhan

Estimasi Baca:
Selasa, 19 Jun 2018 15:10:00 WIB

Kriminologi.id - Seorang ibu di kota Hoogeveen, Belanda didakwa membunuh anak perempuannya yang berusia 8 tahun, Sharleyne. Korban tewas usai jatuh dari lantai 10 gedung apartemen di kota tersebut pada 8 Juni 2015. 

Pengadilan setempat menggelar persidangan terhadap Helene J. Dalam persidangan itu, Jaksa penuntut umum mengatakan Hélène J, mencoba mencekik putrinya dan kemudian melemparkannya ke pagar di lantai 10 di tempat dia tinggalnya.

Namun, J mengelak bahwa dirinya melakukan hal itu. J mengaku bahwa dirinya tidak mengingat apapun tentang peristiwa itu. Menurut hasil tes alkohol membuktikan bahwa dia telah minum cukup banyak pada malam peristiwa itu terjadi.

Dikutip dari dutchnews, Selasa, 19 Juni 2018, J mengakui pada malam peristiwa itu dirinya terbangun karena kedinginan. Dia juga membiarkan pintu balkon dalam keadaan terbuka.

Saat itu J mengaku tidak melihat putrinya berada di tempat tidurnya. J juga mengaku pada malam peristiwa itu dia telah banyak meminum minuman keras.

Sementara itu para saksi mengatakan bahwa J tidak segera menolong putrinya usai anaknya jatuh. Dua penghuni gedung keluar setelah mendengar benda keras yang jatuh. Bahkan para saksi melihat J hanya menyaksikan tubuh dari pagar balkon apartemennya itu. 

Menurut pihak kepolisian, mereka J keluar dari gedung apartemen dengan kondisi linglung. Wanita itu kemudian jatuh berlutut dan mulai menangis.

Helene J juga menyangkal pernyataan para saksi yang dinilai aneh, tetapi dia tidak bisa menjelaskan peristiwa itu karena tidak mengingatnya. Dia menyangkal keterlibatan dalam kematian putrinya.

Menurut Jaksa Penuntut Umum, wanita itu mencekik putrinya dan kemudian melemparkannya ke atas pagar.

Sharleyne Remouchamps ditemukan tewas di luar gedung apartemennya, 8 Juni 2015. Dia jatuh dari lantai 10 gedung terebut. Hasil penyelidikan sementara mengungkapkan bahwa kematian gadis itu tidak disengaja. Tetapi ayahnya tidak mempercayai hal itu dan mengajukan tuntutan agar Jaksa Penuntut Umum menyelidiki kasus itu. Helene J kemudian ditangkap pada Oktober 2018.

Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500