Ilustrasi kekerasan anak. Infografik: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Bocah 9 Tahun Lolos Penculikan Usai Kabur dari Bangunan Kosong

Estimasi Baca:
Jumat, 23 Mar 2018 05:05:11 WIB
Bocah berinisial DA lolos dari penculikan pria tak dikenal usai kabur dari bangunan kosong di Kuta, Bali.

Kriminologi.id - Seoang bocah berusia 9 tahun berinisial DA lolos dari aksi penculikan yang dilakukan oleh seorang pria bernama Bagus Putra Wijaya. DA berhasil kabur dari bangunan kosong yang ada di parkiran Surfer Paradise, Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, Bali, pada 16 Maret 2018, Pukul 10.30 WITA.

Kapolsek Kuta Komisaris Nyoman Wirajaya, mengatakan pada saat berhasil memloloskan diri dari penculikan, DA sempat menelepon ayahnya yang berinisial DGA dalam keadaan menangis. Dari informasi yang diterima DGA, anaknya berhasil kabur dari pria tak dikenal itu. Sontak, DGA yang sedang bekerja langsung pulang ke rumah untuk memastikan anaknya telah pulang.

“Setibanya di rumahnya di Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta, ayah korban melihat anaknya menangis dan ketakutan," kata Nyoman Wijaya, di Kuta, Bali, pada Kamis, 22 Maret 2018.

Nyoman menjelaskan, kasus percoabaan penculikan oleh pelaku Bagus terungkap bermula dari laporan ayah korban ke pihak kepolisian pada 19 Maret 2018. Kepada polisi, ayah korban mengatakan bahwa anaknya sempat bertemu dengan seorang pria tak dikenal. Pria itu mencoba ingin menculik anaknya saat tengah bermain.

Mendapat laporan itu, Tim Opsnal Polsek Kuta yang dipimpin Panit Buser Iptu Putu Budiartama, segera melakukan penyelidikan ke lokasi penculikan. Dari penyelidikan itu, polisi berhasil mengetahui ciri-ciri pelaku melalui kamera pengintai CCTV. Tak hanya itu, polisi juga sudah mengetahui keberadaannya.

“Pelaku berhasil ditangkap berkat informasi dan rekaman kamera CCTV milik Surfer Paradise yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara. Dari situ, pelaku akhirnya berhasil ditangkap di depan restoran cepat saji, Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan,” katanya. 

Nyoman mengungkapkan, dari hasil introgasi pihaknya, pelaku mengakui bahwa dirinya adalah orang yang terekam kamera CCTV milik Surfer Paradise. Kepada petugas, Bagus mengaku saat itu dalam perjalanan pulang ke Jimbaran untuk mencari lahan dan rumah dijual.

Namun, saat melintas di Jalan By Pass Ngurah Rai, pelaku melihat korban keluar dari gang dan berdiri di pinggir jalan. Oleh pelaku, korban dipanggil dan diajaknya masuk ke bangunan kosong belakang parkir Surfer Paradise, Jalan By Pass Ngurah Rai, Kuta.

Sesampainya di sana, pelaku berjongkok di hadapan korban sambil memegang pundak bocah tersebut. Selanjutnya, pelaku memasukkan tangannya ke celananya. Korban DA yang merasa takut langsung menangis.

“Tersangka berdalih mau mengambil uang untuk korban,” katanya. 

Karena panik dan takut aksinya diketahui warga, Bagus kabur tancap gas naik sepeda motor ke arah Denpasar. Untuk menghilangkan jejak, pelaku menyembunyikan sepeda motornya di Jalan Tukad Batanghari, Densel. Sedangkan jaket yang dipakai saat kejadian dititip di tempat temannya bernama Vita. 

"Kami mengimbau agar para orangtua lebih waspada dan menjaga anak-anaknya dengan baik. Selain itu masyarakat juga harus peka dengan lingkungannya," tuturnya. TD

Penulis: Tito Dirhantoro
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500