Sandiaga Uno usai diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan tanah di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, (30/01/2018).

Cari Penyebab 2 Bocah Tewas di Monas, Polisi akan Periksa Sandiaga Uno

Estimasi Baca:
Kamis, 3 Mei 2018 19:35:31 WIB
Polda Metro Jaya bakal memanggil Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, untuk menyelidiki penyebab tewasnya dua bocah di Monas saat mengantre sembako.

Kriminologi.id - Penyidik Polda Metro Jaya bakal memanggil Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, untuk menyelidiki penyebab tewasnya dua bocah bernama Mahesa Junaedi (13) dan Muhammad Rizky Saputra (10) yang diduga akibat mengantre sembako yang dibagikan sejumlah kelompok di Monas, Jakarta pada Sabtu, 28 April 2018.

“Tidak menutup kemungkinan Wagub akan kami panggil juga untuk dimintai klarifikasi terkait insiden yang menewaskan dua bocah malang itu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono di Jakarta, Kamis, 3 Mei 2018.

Selain Sandiaga, menurut Argo, pihaknya juga akan memanggil semua pihak-pihak terkait yang terlibat dalam acara pembagian sembako itu. Namun, pihaknya bakal terlebih dahulu merinci dan menggagendakan jadwal pemanggilannya.

“Kami panggil semuanya, nanti kami mintai klarifikasi. Kami agendakan dulu supaya jelas," ucapnya. 

Lebih lanjut, mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu, mengatakan pihaknya hingga kini terus menelusuri penyebab kematian dua anak tersebut dengan membentuk tim gabungan khusus. Tim tersebut bertugas menyelidiki apakah kematian korban tersebut berkaitan dengan acara pembagian sembako atau tidak..

“Bisa saja dua korban tewas karena faktor lain. Kami sudah bentuk tim, tim gabungan dari Jakarta Pusat dan Krimum untuk menyelidiki apakah bagaimana latar belakang kasus itu,” ujarnya. 

Acara bagi-bagi sembako di kawasan Monas diselenggarakan oleh Forum Untukmu Indonesia (FUI) pada Sabtu, 28 April 2018. Acara tersebut belakangan telah memakan dua orang korban yang masih anak-anak. Korban pertama bernama Mahesa Junaedi (13) dan Muhammad Rizky Syaputra (11).

Keduanya diduga pingsan di area monas setelah mengikuti acara tersebut. Keduanya pun dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan. Namun sayang, nyawa kedua anak tersebut tidak terselamatkan. TD

Reporter: Muhammad Adam Isnan
Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500