Ilustrasi mayat. Ilustrasi: Kriminologi.id

Dalih Depresi, Ibu Bunuh Dua Anak Kandung Lalu Sayat Perut Sendiri

Estimasi Baca:
Senin, 16 Jul 2018 12:20:36 WIB

Kriminologi.id - Karena dalih depresi, seorang ibu bernama Darmian Sihite (37) di Lampung tega membunuh dua anak kandungnya yang berinisial RNM (7) dan MRM (3) dengan menusuk bagian perutnya menggunakan sebilah pisau. Usai mengakhiri hidup kedua anaknya, wanita itu mencoba mengakhiri hidupnya sendiri.

Aksi pembunuhan keji yang tejadi di Dusun Masgar Kelapa 2, Desa Kota Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, pada Minggu, 15 Juli 2018.

Peristiwa itu bermula saat kedua bocah lugu itu tengah tertidur di kamar Darmian yang berada di bagian depan rumahnya. 

Tak lama kemudian salah seorang anaknya yang berinisial RNM menangis lantaran mengompol. Darmian kemudian menghampiri dan memindahkan anaknya itu ke kamar belakang. Selanjutnya, Darmian pun memindahkan anak bungsunya yaitu MRM yang kala itu masih tertidur di kamar depan.

Di kamar belakang itulah kedua anaknya itu dihabisi oleh Darmian dengan cara menusukan sebilah pisau ke arah perut keduanya hingga berlumuran darah.

"Kedua anaknya berinisial RNM dan MRM tewas di kamar itu dengan posisi tertelungkup," ucap Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi kepada Kriminologi.id saat dihubungi, Senin, 16 Juli 2018.

Kasus pembunuhan itu diketahui lantaran tak lama setelah kejadian itu, suami dari Darmian yang baru pulang beribadah bersama anak pertama dan keduanya itu mendengar suara teriakan dari kamar belakang.

Dia langsung memeriksa keadaan kamar itu. Namun, saat membuka pintu kamar itu, ketiga kaget lantaran melihat Darmian, RNM dan MRM telah berlumuran darah.

"Darmian yang merupakan tersangka pembunuhan itu sudah berlumuran darah dan juga berusaha menusukan pisau ke perutnya sendiri. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa luka tusuk dan sayatan di perutnya," kata Syaiful.

Dari hasil pemeriksaan saksi dan barang bukti, aksi pembunuhan yang dilakukan oleh Darmian lantaran wanita dengan empat anak itu merasa depresi akibat masalah ekonomi dan penyakit yang dideritanya. 

"Ada masalah ekonomi dan penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh," kata Syaiful.

Hingga saat ini, Syaiful menyebut sosok Darmian masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Abdul Muluk, Bandar Lampung. AS

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500