Ilustrasi Persekusi, Foto: Kriminologi.id

Diarak Telanjang 400 Meter, Siswa SMP Dihujani Pukulan dan Menangis

Estimasi Baca:
Kamis, 12 Apr 2018 19:05:26 WIB
AJ diarak dalam kondisi tanpa sehelai benang pun di tubuh alias telanjang. Dalam kondisi itu pula, AJ diarak sejauh 400 meter.

Kriminologi.id - Pengalaman pahit sudah dialami AJ. Pelajar 13 tahun ini menjadi korban persekusi sekelompok orang di Kampung Rawa Bambu Besar, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Pelajar yang duduk di kelas 1 SMP Bekasi itu pun trauma usai kejadian yang menimpanya pada Minggu, 8 April 2018. AJ yang ditemui di Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Kamis, 12 April 2018 menceritakan kisahnya.

Ia mengaku, dirinya tidak sendiri menjadi korban persekusi. Temannya, HL (13) juga mengalami hal yang sama. Beruntung temannya itu tidak mengalami perlakuan tidak separah yang dia alami.

AJ diarak dalam kondisi tanpa sehelai benang pun di tubuh alias telanjang. Dalam kondisi itu pula, AJ diarak sejauh 400 meter.

Ia diarak hingga ke tempat tinggalnya di Kampung Al-Bahar RT 01/01, Harapan Jaya, Bekasi Utara. Selama diarak dalam kondisi telanjang itu, AJ mengaku mengalami serangkaian pemukulan.

"Selama di jalan, leher saya juga dijepit dengan tangan dan mata saya ditutup, kepala saya juga dipukul, ditendang dan rambut kepala dijambak," katanya mengungkapkan.

AJ mengaku sempat menangis karena menahan sakit terus menerus dihujani pukulan. Sementara HL, teman AJ, hanya ditelanjangi tanpa dianiaya.

Kejadian bermula ketika, AJ dan kedua rekannya HL dan RZ berkumpul bersama. Niatan awal, ketiganya ingin begadang di pos ronda.

Saat sedang berkumpul itu, RZ meminta AJ dan HL mengambilkan jaket milik korban atas nama Halim yang tengah dijemur di teras rumahnya.

Nur warga setempat, yang sedang ada di dalam rumah, melihat AJ dan HL yang hendak mengambil jaket. Nur pun menangkap keduanya dan melucuti pakaian AJ dan HL, sementara RZ berhasil melarikan diri dari kejaran warga.

Reporter: Rahmat Kurnia
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500