Ilustrasi Mayat Bayi. Ilustrasi: Kriminologi.id

Dipijat dan Pakai Daun Singkong, Pelaku Aborsi Dituntut 3,5 Tahun Bui

Estimasi Baca:
Rabu, 16 Mei 2018 08:05:36 WIB

Kriminologi.id - Seorang wanita bernama Rosmiati Wali dituntut hukuman penjara selama 3,5 tahun setelah terbukti menggugurkan kandungannya pada 16 November 2017. Hal tersebut disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Ambon, Ingrid Louhenapessy, dalam persidangan terdakwa yang berlangsung di Pengadilan Negeri Ambon.  

"Meminta majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 77 A juncto 45 AUndang-Undang nomor 23 tahun 2002 yang telah diubah dengan UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak juncto pasal 55 ayat (1) KUH Pidana sebagai dakwaan kesatu," kata Ingrid di Ambon, Maluku.

Ingrid menjelaskan, tuntutan penjara terhadap terdakwa selama 3,5 tahun itu terdiri atas 3 tahun tuntutan penjara. Kemudian sisanya 6 bulan penjara apabila Rosmiati tak bisa membayar tuntutan denda senilai Rp 300 juta. 

Dalam persidangan tersebut, Ingrid juga meminta majelis hakim untuk menghukum terdakwa lainnya bernama Yuni Wali alias Wa Yuni dengan 3,5 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 6 bulan kurungan. Juga terdakwa Yarni Kaimudin selama 3 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 6 bulan kurungan. 

Ingrid menjelaskan, hal yang memberatkan terdakwa dituntut hukuman penjara dan denda demikian karena perbuatannya yang telah meresahkan masyarakat dan mengakibatkan bayi yang dikandungnya meninggal dunia. 

Sedangkan yang meringankan adalah terdakwa belum pernah dihukum, bersikap sopan dalam persidangan, dan menyesali perbuatannya. Terdakwa juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Diketahui, terdakwa Rosmiati Wally menggugurkan janin yang dikandungnya berusia sekitar tiga bulan pada 16 November 2017 di rumah terdakwa Wa Yuni di Dusun Momoking atau Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku Tengah. Saat hendak mengugurkan kandungan, Rosmiati diantar oleh pacarnya Simin.

Berdasarkan fakta persidangan, pelaku yang melakukan tindakan aborsi adalah terdakwa Wa Yuni serta Yarni Kaimudin. Caranya, memijat perut Rosmiaty kemudian menyuruhnya membuka paha, lalu dimasukkan setangkai daun singkong ke dalam kemaluan Rosmiaty hingga akhirnya mengalami pendarahan hebat akibat keguguran.

KOMENTAR
500/500