Ilustrasi pencabulan. Foto: Ist/Kriminologi.id

Ditinggal Melayat, Bocah 11 Tahun Dicabuli Kekasih Ibunya

Estimasi Baca:
Selasa, 27 Mar 2018 23:05:49 WIB

Kriminologi.id - Seorang pria berinisial DM (40) tega mencabuli SA (11) yang merupakan anak dari kekasinya bernama Indah di rumah kontrakannya di Jalan Mandor Zalim RT 02/02, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Aksi pencabulan yang dilakukan DM terjadi pada Minggu, 18 Maret 2018.

Peristiwa pencabulan tersebut bermula saat Indah meninggalakan buah hatinya lantaran harus pergi melayat ke rumah saudaranya yang berada di Serang. Sayang, keputusan Indah meninggalkan putrinya justru berbuah petaka. Sebab, kala itu kekasihnya DM yang usai menonton video porno tak kuasa membendung nafsu, sehingga melampiaskan aksi bejadnya kepada SA.

"Pelaku sama ibu korban ini bukan suami istri, tapi sudah tinggal satu rumah selama dua bulan. Nah, waktu ibu korban ini pergi, pelaku tidak lama kemudian memanggil korban yang tengah nonon televisi untuk masuk ke dalam kamar," kata Kepala Kepolisian Sektor Kembangan, Komisaris Supriadi kepada Kriminologi.id saat dihubungi, Selasa, 27 Maret 2018.

Setelah keduanya berada di dalam kamar, DM mencoba menggoda SA sembari memaksa untuk melepaskan pakaiannya. Meski sempat menolak, SA akhirnya menuruti perintah DM usai mendapat ancaman. 

Kemudian, setelah melucuti seluruh pakaian SA, pria yang bekerja sebagai karyawan di salah satu maskapai penerbangan itu menciumi pipi sembari meremas-remas payudara SA. Sesekali DM menghisapnya. Aksi bejad DM tak berhenti sampai di situ. Pelaku juga memasukan jari-jarinya ke dalam kemaluan SA. Usai melapiaskan nafsu bejadnya, DM pun meninggalakan SA di kamar untuk tidur. 

Beberapa waktu berselang, aksi bejad DM akhirnya terbongkar setelah saudara korban menyadari adanya perubahan sikap dari bocah sebelas tahun itu. Setelah diminta untuk menceritakan apa yang telah terjadi, SA mengaku telah dicabuli oleh kekasih ibundanya itu.

"Bibi korban itu kemudian melaporkan kepada kami. Dari laporan itu kami segera menuju ke lokasi untuk menangkap pelaku di rumah kontrakannya," kata Supriadi.

Tak butuh waktu lama, DM langsung dibekuk polisi dan digelandang ke Mapolsek guna pemeriksaan lebih lanjut. Kepada polisi, DM mengakui telah melakukan pencabulan itu. Akibatnya, DM terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat Pasal 82 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak. 

Reporter: Rizky Adytia
Penulis: Tito Dirhantoro
KOMENTAR
500/500