Ilustrasi Mayat Bayi. Ilustrasi: Kriminologi.id

Gagal Aborsi, Pria Pembawa Bayi Dalam Jok Motor Jadi Tersangka

Estimasi Baca:
Selasa, 14 Ags 2018 16:50:41 WIB

Kriminologi.id - Kepolisian Resor Mojokerto menetapkan Dimas Sabhra Listianto (21) dan pacarnya yakni Cicik Rocmatul Hidayati (21) sebagai tersangka lantaran berusaha membunuh buah hatinya. Kedua tersangka tersebut merupakan orang tua bayi malang berjenis laki-laki yang tewas usai disimpan di dalam jok motor karena gagal diaborsi.

Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata menjelaskan, keduanya menjalin hubungan sebagai pasangan kekasih selama kurang lebih satu tahun. Setelah sang pacar mengandung di usia kehamilan delapan bulan, keduanya sepakat untuk aborsi.

"Pengakuannya tujuh kali berhubungan dan hamil. Saat usia kehamilan delapan bulan sepakat aborsi," ungkap Leonardus, Selasa, 14 Agustus 2018.

Ayah dari bayi tersebut yakni Dimas tercatat sebagai warga Agung, Desa Cagak Agung, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Sedangkan Cicik, sang ibu bayi merupakan warga Desa Gunung Sari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

Profesi Dimas, kata Leonardus, bekerja sebagai satpam di pabrik elektronik, sedangkan Cicik adalah mahasiswi aktif di salah satu perguruan tinggi di Kediri. Keduanya melakukan aborsi karena takut kehamilan Cicik diketahui kedua orang tuanya. 

"Melahirkan sendiri tanpa bidan, usia keduanya sama. Yang laki-laki satpam dan yang perempuan merupakan mahasiswi aktif di Kediri. Saat ini masih dalam perawatan karena baru melahirkan, namun sudah diproses dan sidik kasus ini," kata Leonardus.

Sebelumnya diberitakan, sosok bayi berjenis kelamin laki-laki yang baru dilahirkan dibawa oleh dua orang ke Puskemas Gayaman, Kecamatan Mojoayar, Mojokerto.

Keduanya membawa bayi kritis itu dengan menaruhnya di dalam jok sepeda motor Yamaha Nmax, Senin, 13 Agustus 2018. Karena kondisi bayi tersebut kritis dan minimnya peralatan, pihak puskesmas menyarankan untuk membawanya ke RS Gatoel, Mojokerto. Saat dibawa ke rumah sakit, hanya Dimas yang ikut dalam ambulan puskesmas.

Dalam perjalanan, bayi itu meninggal sehingga oleh pihak RS Gatoel dievakuasi ke ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Mayat bayi itu masih lengkap dengan ari-ari dan kini berada ruang jenazah. Sementara laki-laki yakni Dimas, pembawa bayi tersebut dibawa pihak Satreskrim Polres Mojokerto guna diminta keterangan terkait bayi tersebut.

KOMENTAR
500/500