Penampakan luka bocah SD yang disiksa ibu tirinya di Purbalingga. Foto: Ist/Kriminologi.id

Ibu Tiri Penganiaya Bocah SD di Purbalingga Dikenal Temperamen

Estimasi Baca:
Kamis, 30 Ags 2018 17:45:28 WIB

Kriminologi.id - Ibu tiri pelaku penganiayaan terhadap bocah berusia 7 tahun berinisial IM di Purbalingga, Jawa Tengah, dikenal temperamen. Pelaku berinisial Amh akhirnya ditahan aparat Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Purbalingga.

Penahanan tersebut dilakukan aparat usai melakukan penangkapan terhadap Amh, kata Kasat Reskrim Polres Purbalingga AKP Poniman di Purbalingga, Kamis, 30 Agustus 2018.

Menurut pengakuan pelaku kepada polisi, penganiayaan terhadap IM dilakukan berulang-ulang sejak bocah itu tinggal bersamanya.

"Anak ini ikut ibu tirinya sudah sekitar 5 tahun dan ibu itu (tersangka, red.) punya anak kandung. Kemungkinan motifnya karena faktor ekonomi yang lemah dan kebetulan ibu ini temperamen, selalu jengkel terhadap anak tirinya jika ada perbuatan yang tidak sesuai dengan harapan," kata Poniman.

IM sejak berusia 2 tahun tinggal bersama ibu tirinya karena ibu kandungnya telah meninggal dunia, sedangkan ayahnya bekerja di Kalimantan.

Poniman menambahkan, setiap korban melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan kehendaknya, tersangka langsung menganiaya dengan cara memukul, mencubit, atau mencakar. 

Selain itu, menurut Poniman, tersangka dalam melakukan penganiayaan terhadap IM tidak menggunakan alat. Namun, pihaknya mengambil satu ikat sapu lidi dan sebuah kursi untuk dijadikan sebagai barang bukti.

"Anak itu didorong dan terbentur kursi sehingga kursinya disita untuk barang bukti," kata Poniman.

Tersangka bakal dijerat Pasal 80 ayat (2) dan (4) juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 44 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, seorang bocah berusia tujuh tahun berinisial IM, warga Desa Pagerandong, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menjadi korban penganiayaan ibu tirinya, Amh. 

Kasus penganiayaan tersebut terungkap berkat video mengenai kondisi IM yang sengaja dibuat gurunya beserta kepala sekolah Dasar Negeri 1 Pagerandong, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga. Video tersebut beredar melalui media sosial Rabu, 29 Agustus 2018.

Kasus tersebut terungkap berkat laporan guru karena curiga terhadap kebiasaan IM yang sering murung dan menyendiri.IM akhirnya mengaku bahwa dirinya dianiaya ibu tiri.

Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500