Jadi Tersangka Persekusi Dua Bocah SMP Bekasi, Tuyul Tegar dan Berdoa

Estimasi Baca :

Muhammad Nur Tuyul, tersangka persekusi dua bocah di Kampung Rawa Bambu Besar, Bekasi Utara, Kota Bekasi. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Muhammad Nur Tuyul, tersangka persekusi dua bocah di Kampung Rawa Bambu Besar, Bekasi Utara, Kota Bekasi. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id
Saat dihadapkan ke awak media, wajah Nur begitu tegar. Bahkan sebelum release dimulai Nur terlihat berdoa dengan mengangkat kedua tanganya. Nur kini mendekam di sel tahanan Polres Metro Bekasi Kota.

Kriminologi.id - Muhammad Nur alias Tuyul (41) tak pernah menyangka dirinya bakal mengenakan seragam orange tahanan Polres Metro Bekasi Kota usai menangkap AJ (12) dan HK (13), dua anak yang mencuri sweater milik mertuanya bernama Alim.

Kejadian itu terjadi pada Minggu, 8 April 2018 pukul 01.00 WIB, saat itu ada tiga orang anak berinisial AJ, R dan HK, nongkrong disebuah gang di Jalan Rawa Bambu Raya, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

R mempelopori AJ dan HK untuk mengambil sweater yang sedang terjemur di sebuah gang di rumah warga bernama Alim. Atas perintah R, HK mulai bergerak ke arah rumah Alim, yang jaraknya dari tempat mereka nongkrong sekitar 20 meter. HK dan AJ bergerak sementara R berjaga di lokasi depan gang.

Saat HK dan AJ mengambil sweater, aksinya ketahuan pemilik rumah, HK kemudian lari, dua rekannya AJ dan R yang berjaga di depan gang juga ikut melarikan diri. AJ dan HK lari bersamaan dan ditangkap warga sementara R otak pencurian berlari terpisah dan berhasil lolos.

Setelah ditangkap, warga yang geram karena banyak kejadian kemalingan menelanjangi AJ dan HK. Muhammad Nur alias Tuyul ikut menelanjangi dan mempiting kedua anak tersebut. Aksi tersebut tercium KPAI Kota Bekasi, kasusnya kemudian dilaporkan ke Mapolrestro Bekask Kota.

Pada Jumat, 12 April 2018 di Mapolrestro Bekasi Kota, kepolisian menetapkan M Nur sebagai tersangka kasus persekusi. Nur melakukan persekusi dengan cara menelanjangi, mempiting dan menjambak kedua anak.

Salah satu anak korban persekusi di Kampung Rawa Bambu Besar, Bekasi Utara. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id
Salah satu anak korban persekusi di Kampung Rawa Bambu Besar, Bekasi Utara. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id

Saat dihadapkan ke awak media, wajah Nur begitu tegar. Bahkan sebelum release dimulai Nur terlihat berdoa dengan mengangkat kedua tanganya. Nur kini mendekam di sel tahanan Polres Metro Bekasi Kota.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto mengatakan, saat ini pihak kepolisian belum mendapatkan laporan terkait aksi pencurian sweater di salah satu rumah warga.

"Soal pencurian kami belum dapat laporan," kata Indarto, Jumat, 13 April 2018.

Menurut Indarto saat ini pihaknya baru mendapat laporan terkait dengan persekusi terhadap dua orang anak berusia 13 tahun.

"Kami hanya dapat laporan persekusi yang dilakukan oleh MN," kata Indarto. DM

Baca Selengkapnya

Home Renata Anak Jadi Tersangka Persekusi Dua Bocah SMP Bekasi, Tuyul Tegar dan Berdoa

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu