Kasus Pelecehan Seksual Anak di Cianjur Selama Bulan Ramadan Sepi

Estimasi Baca :

Ilustrasi pedofilia (Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id) - Kriminologi.id
Ilustrasi pedofilia (Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id)

Kriminologi.id - Angka pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak di daerah Cianjur, Jawa Barat relatif sepi di bulan Ramadan 2018. Padahal, selama satu semester setidaknya 20 laporan yang masuk terkait kasus pelecehan dan kekerasan seksual anak. 

Wakil Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Cianjur, Jawa Barat, Lidya Indrayani, mengatakan sepanjang bulan puasa hingga Lebaran sama sekali tidak ada laporan.

Hal ini menunjukkan penindakan terhadap pelaku pelecehan ataupun kekerasan seksual terutama pada anak memberikan dampak positif. 
  
"Sekarang pelaku atau predator anak sudah mulai takut. Para orang tua lebih melek aturan, sehingga salalu siaga menjaga anaknya," kata Lidia.

Lidia menambahkan untuk semester tahun ini terlihat penurunan dibandingkan 2017, tapi selama Ramadhan dan beberapa pekan terakhir nihil laporan.

Namun, pihaknya tetap mengimbau pada orang tua tetap waspada dengan pelaku pelecehan atau kekerasan seksual terhadap anak karena ancaman tetap ada meskipun terjadi penurunan.

"Tindakan pelecehan seksual tidak hanya terjadi di lingkungan rumah atau tempat yang jauh dari keramaian, tapi di tempat atau pusat keramaian dapat terjadi, sehingga orang tua harus waspada," katanya pula. MSA

Baca Selengkapnya

Home Renata Anak Kasus Pelecehan Seksual Anak di Cianjur Selama Bulan Ramadan Sepi

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu