Ilustrasi garis polisi. Foto: Ist/Kriminologi.id

Kondom Bekas Ungkap Pembunuhan Bocah 30 Tahun Lalu

Estimasi Baca:
Selasa, 17 Jul 2018 13:05:37 WIB

Kriminologi.id - Departemen Kepolisian Fort Wayne dan Kepolisian Negara Bagian Indiana, Amerika Serikat menangkap John D. Miller (59), atas kasus pembunuhan yang dilakukan lebih dari 30 tahun lalu terhadap seorang bocah berusia 8 tahun. Pihak kepolisian mengungkap pelaku dari bukti DNA menghubungkannya dengan kejahatan yang mengerikan.

Pihak kepolisian menangkap John D. Miller (59), pada Minggu, 15 Juli 2018, di rumahnya di Grabill. Dia mengakui kejahatanyang dilakukan kepada pihak berwenang terkait penculikan dan pembunuhan serta pemerkosaan terhadap April Tinsley pada tanggal 1 April 1988, ditulis nypost.com.

Miller dituduh membunuh Tinsley dan mengejek polisi selama bertahun-tahun setelah meninggalkan pesan usai pembunuhan yang dilakukan.

Mengutip foxnews.com, pada 1988, Tinsley yang sedang berjalan ke rumah seorang temannya di lingkungan tempat tinggalnya diculik. Mayatnya ditemukan tiga hari kemudian, di selokan 20 mil jauhnya dari rumahnya. Sementara sepatunya ditemukan sekitar 1.000 kaki jauhnya.

Pihak berwenang menemukan bukti DNA di tubuh Tinsley, tetapi tidak dapat menemukan kecocokan terhadap pelaku. Pada tahun 1990, polisi menemukan pesan rahasia yang ditulis dengan pensil atau krayon yang berbunyi: "Saya bunuh Marie Tinsley yang berusia 8 tahun. Saya akan membunuh lagi."

Empat catatan lain muncul pada 2004 tentang sepeda perempuan di pekarangan rumah.

"Hai sayang. Aku mengawasimu. Aku adalah orang yang sama yang menculik, memperkosa, dan membunuh April Tinsely. Kamu adalah korbanku yang berikutnya," lanjut tulisan itu.

Pihak berwenang mencari petunjuk selama bertahun-tahun. FBI awalnya mengatakan mereka percaya tersangka adalah pedofil atau pelaku kejahatan seks anak preferensial yang telah mengembangkan "minat seksual tertentu pada gadis kecil yang belum mencapai pubertas."

Seorang detektif mengatur pengujian dan analisis DNA pada bukti di Parabon NanoLabs. Pada bulan Juli ini, sampel DNA mempersempit kemungkinan tersangka untuk Miller dan saudaranya.

Para penyelidik mulai memantau Miller dan mencari bukti 59 tahun untuk mengumpulkan tiga kondom bekas. DNA pada kondom yang dikumpulkan pada bulan Juli cocok dengan DNA pada kondom yang tersisa dengan catatan tahun 2004 dan pada celana dalam Tinsley.

Dalam dokumen pengadilan disebutkan, Miller pada awalnya mengatakan kepada polisi Minggu dia tidak bisa mengingat apa yang terjadi pada Tinsley, tetapi perlahan-lahan memberikan rincian mengerikan tentang insiden 1988.

Miller mengaku dia membawa Tinsley ke mobil besarnya, memperkosa dan membunuhnya. Dia mengaku mencekik anak berusia 8 tahun sehingga dia tidak akan memberi tahu siapa pun apa yang terjadi. Tinsley meninggal 10 menit kemudian. Keesokan harinya, ia membuang mayat di Spencerville.

Miller sedang ditahan karena dicurigai melakukan pembunuhan, pelecehan anak dan kurungan. Dia dijadwalkan tampil di sidang perdana pada hari Senin depan, 23 Juli 2018.

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500