KPAI: Pelaku Pembunuhan Grace Gabriela Bimusu Sebenarnya Korban Juga

Estimasi Baca :

Foto Grace Gabriela yang dibawa sang ayah Jemi Anannias saat mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Foto: Walda Marison/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Foto Grace Gabriela yang dibawa sang ayah Jemi Anannias saat mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Foto: Walda Marison/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan keluarga Grace Gabriela Bimusu (5), korban pembunuhan mungkin tak tahu kalau pelaku di bawah umur itu juga bagian dari korban.

Pelaku pembunuhan di bawah umur itu sebenarnya korban juga sehingga persidangan yang digelar itu harus ramah anak dengan prinsip pemulihan, kata Komisioner KPAI, Rita Pranawati, kepada Kriminologi.id, Selasa, 5 Juni 2018. 

"Itu prinsipnya pemulihan, kalau pun itu diberikan hukuman bagian dari pendidikan, bukan seperti orang dewasa," ujar Rita. 

RIta menjelaskan pelaku di bawah umur itu sebenarnya korban dari pengasuhan keluarga atau pendidikan keluarga yang kurang harmonis. Sehingga anak di bawah umur itu akhirnya melakukan tindakan pelanggaran hukum. 

Dalam penanganan hukumnya, kata Rita, peradilan anak berbeda dengan peradilan dewasa. Dalam peradilan anak selain digelar secara tertutup, hakim pun melepas jubah yang biasa dikanakan saat bersidang. 

Selain itu, saksi yang dihadirkan dalam persidangan anak itu pun tidak berhadapan dengan terdakwa, bahkan tidak sempat bertemu dalam persidangan. 

"Saksi dengan terdakwa itu tidak dikonfrontir seperti pengadilan dewasa. Prinsipnya hukuman itu untuk pendidikan anak yang masih memiliki masa depan panjang," ujarnya. 

Rita mengimbau kepada pekerja sosial agar bisa mendampingi keluarga Grace Bimusu sehingga tidak menganggap bahwa peradilan anak itu tidak adil. 

"Memang kami memahami bagaimana terpukulnya keluarga korban, tapi pekerja sosial mendampingi keluarga korban sehingga tidak membilang ini tidak adil," ujarnya. 

Seperti diketahui sidang perdana pelaku pembunuhan, Grace Gabriela Bimusu (5) di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin, 4 Juni 2018 berakhir ricuh. 

Agenda sidang perdana merupakan pembacaan dakwaan tersangka RI (15). Keluarga korban yang hadir ngamuk dan geram terhadap pelaku yang telah membunuh Grace serta melakukan persetubuhan terhadap Grace. 

Keluarga Grace yang hadir di pengadilan ngamuk dan mendekati kendaraan yang mengantarkan pelaku RI usai persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan tersebut. Namun aksinya itu mampu dilerai polisi yang telah berjaga di sekitar pengadilan. MSA

Baca Selengkapnya

Home Renata Anak KPAI: Pelaku Pembunuhan Grace Gabriela Bimusu Sebenarnya Korban Juga

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu