Polres Bandung menyelamatkan bayi berusia empat hari yang menjadi korban penculikan. Foto: Arief Pratama/Kriminologi.id

Kronologi Penculikan Bayi Usia 5 Hari, Kenal Saat Periksa Kehamilan

Estimasi Baca:
Jumat, 13 Jul 2018 19:05:19 WIB

Kriminologi.id - Seorang wanita yang mengaku bernama Amel harus berurusan dengan polisi setelah kedapatan menculik bayi berusia lima hari. Amel diketahui menculik anak dari Siti, wanita yang baru dikenalnya di Puskesmas Cipamokolan, Rancasari, Kota Bandung, Jawa Barat, saat memeriksakan kondisi kehamilan pada 5 Juli 2018.

“Saya awalnya kenal di puskesmas periksa kandungan bareng. Lalu dia (Amel) minta nomor Whatsapp," kata Siti kepada Kriminologi.id di rumahnya di Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat, 13 Juli 2018. 

Sejak berkenalan di puskesmas Siti kerap berkomunikasi dengan pelaku lewat Whatsaap. Siti mengungkapkan, pada Sabtu, 8 Juli 2018 pelaku kembali menghubungi Siti. Mengajak untuk periksa kandungan bareng ke puskesmas. 

“Tanggal 8 Juli itu Amel kembali whatsapp, namun dibalas oleh suami jika saya sudah melahirkan,” ujarnya.

Selang empat hari kemudian atau pada 12 Juli 2018, Amel kembali menghubungi Siti lewat aplikasi yang sama. Amel bertanya mengenai kepulangan Siti usai melahirkan. Karena tak merasa curiga, Siti menjawab telah pulang ke rumah. 

“Saat saya sudah di rumah, hari Kamis, 12 Juli 2018, Amel datang ke rumah saya. Saat di rumah saya, (Amel) baik banget sikapnya. Bahkan saya nyuci baju, dia ikut nyuci baju juga,” ujar Siti.

Di hari yang sama, sekitar pukul 13.00 WIB, Siti memergoki Amel membawa tas berisi baju dan susu formula bayi miliknya. Siti sempat bertanya terkait hal itu kepada Amel. Jawabnya, Amel mengaku karena hendak membeli susu yang sama seperti milik Siti. Susu formula tersebut dibawa sebagai contoh saat hendak membelinya di minimarket. 

“Dari situ saya curiga, kenapa ada tas baju bayi dan susu formula. Saya tanya ke Amel kenapa susu formula anak saya diambil, dijawab sama Amel alasannya karena asi saya sudah ada. Dan dia mau beli susu formula itu,” ujar Siti.

Setelah membungkus baju dan susu formula bayi, Amel lalu meminta dibelikan bakso oleh Siti. Permintaan Amel dituruti oleh Siti. Bersama Amel dan adiknya, Siti lalu keluar membeli bakso. Ia meninggalkan bayinya yang baru lahir dan anak pertamanya di rumah.

"Saat beli bakso, bayi ditinggalkan di kamar dengan anak pertama saya. Sementara ibu mertua saya ada di lantai dua. Tak lama kemudian Amel bersama adik saya kembali ke rumah. Namun sampai di rumah adik saya disuruh beli jus sama Amel,” tutur Siti.

Sekitar 30 menit berselang atau pada pukul 13.30 WIB, Amel dikagetkan dengan teriakan mertuanya dari dalam rumah. Sembari berlari ke depan rumah, mertuanya bertanya mengenai cucunya yang tadinya tengah berada di dalam kamar. 

“Jadi ibu mertua lari keluar tanya bayi di mana. Saya bilang ada di kamar sama kaka. Ibu mertua saya meyakinkan saya dengan mengajak ke kamar, saat dilihat bayi saya sudah tidak ada,” ujarnya.

Siti yang saat itu panik karena bayinya hilang sempat bertanya kepada tetangga. Pengakuan tetangga menyebutkan, ada wanita yang lewat tengah membawa bayi ke depan jalan. Di situlah Siti baru tersadar, bahwa kecurigaannya tadi ternyata karena Amel melakukan penculikan terhadap anaknya. 

"Saya sempat mencari dan menghubungi nomor Whatsapp Amel, tapi tidak aktif. Dihubungi lewat WA pun sudah tidak bisa,” katanya.

Setelah meyakini kalau anaknya hilang dibawa Amel, pada pukul 16.00 WIB Siti ditemani keluarganya melaporkan penculikan tersebut ke Polsek Rancasari. Kemudian laporan tersebut diteruskan ke Polrestabes Bandung.

“Dua jam kami mencoba mencari dulu, lalu jam 4 sore kami ke Polsek, dan diteruskan ke Polrestabes Bandung,” ujarnya.

Polrestabes Bandung yang menerima laporan penculikan bayi langsung bergerak cepat. Melalui unit Pelayanan Perempuan dan Anak, Polrestabes Bandung yang melakukan penyelidikan akhirnya menangkap pelaku pada Kamis malam, 12 Juli 2018.

“Kami langsung tindaklanjuti. Dari hasil pendalaman, tim penyidik PPA Satreskrim Polrestabes Bandung berhasil menyelamatkan bayi mungil yang baru berusia lima hari tersebut,” kata Kapolrestabes Bandung, Komisaris Besar Polisi Hendro Pandowo. 

Usai menangkap pelaku, bayi yang belum diberi nama itu lalu diserahkan ke pihak keluarga korban. Siti dan suaminya Riki Buki (24) mengaku lega buah hati yang kedua kembali ke pangkuannya. Tak lupa, mereka mengucap terima kasih kepada aparat Polrestabes Bandung yang telah mengungkap kasus penculikan ini dengan cepat. TD

Reporter: Arief Pratama
Penulis: Tito Dirhantoro
KOMENTAR
500/500