Ilustrasi Mayat Bayi. Ilustrasi: Kriminologi.id

Mayat Balita dalam Plastik di Padalarang, Posisi Badan Berhimpit Kaki

Estimasi Baca:
Kamis, 7 Jun 2018 16:05:36 WIB

Kriminologi.id - Posisi mayat balita laki-laki tanpa identitas (4) di Padalarang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang ditemukan warga menunjukkan tubuh dan kakinya berhimpitan di dalam plastik sampah hitam. Selain itu, beberapa luka membekas di tubuhnya.

Dari sejumlah foto yang beredar di media sosial, memperlihatkan bahwa korban yang diduga berusia 3-4 tahun terbungkus plastik berwarna hitam. Posisi korban meringkuk dengan kondisi lutut tertekuk.

Dalam foto lainnya, terlihat di kepala korban nampak luka lebam akibat kekerasan. Selain itu bagaian dahi juga terlihat membiru akibat luka.

Kasatreskrim Kepolisian Resor Cimahi, AKP Niko kepada Kriminologi.id mengatakan, balita di dalam plastik hitam itu posisi badannya berhimpitan dengan kaki.

"Posisi tangan di atas perut dengan posisi kaki dekat ke perut. Bekas luka ada di pelipis, nadi tangan kanan, dan pergelangan kaki," kata Niko NuralIah Putra ketika dihubungi, Kamis, 7 Juni 2018.

Saat ditemukan warga, Niko menjelaskan, posisi plastik sampah itu berada di mulut sebuah gang kompleks dengan lebar jalan sekitar 2 meter. Tepatnya di Gang Kanpas Mulya Kampung Kertajaya RT 05 RW 13 Desa Kertajaya Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat, pagi ini pukul 06.00 WIB.

"Posisi plastik ada di sebelah kiri gang tersebut. Pintu masuk gang tersebut tidak ada rumah. Baru setelah beberapa meter ada rumah," kata Niko.

Menurut saksi yang menemukan mayat balita di dalam kantong plastik hitam itu, kata Niko, berawal dari rasa curiga.

"Saksi mata melihat plastik hitam, lalu mendekatinya dan saat dilihat ada mayat anak kecil dengan posisi menghimpit dan penuh luka," kata Niko menambahkan.

Saat ini mayat tersebut sudah dibawa ke RS Hasan Sadikin, Bandung untuk menjalani proses autopsi. Pihaknya masih menunggu hasil autopsi tersebut untuk melakukan proses lebih lanjut.

"Kami masih menunggu hasil autopsi dari dokter RSHS. Untuk perkembangannya nanti diinformasikan," kata Niko.

Atas penemuan ini, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kabid Humas Polda Jawa Barat AKBP Trunoyudho Wisnu Andiko menduga, mayat balita laki-laki (4) di dalam plastik sampah hitam itu merupakan korban penganiayaan. YH

Reporter: Arief Pratama
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500