Mayat Bocah Dalam Plastik di Padalarang Diduga Alami Gizi Buruk

Estimasi Baca :

Penemuan mayat bocah dalam kresek di Padalarang. Foto: Ist/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Penemuan mayat bocah dalam kresek di Padalarang. Foto: Ist/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Pihak kepolisian menduga, mayat bocah laki-laki berusia 4 tahun yang ditemukan terbungkus plastik sampah di Gang Kanpas, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, diduga mengalami gizi buruk. Informasi itu didapat pihak kepolisian dari pihak dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Jawa Barat.

Meskipun hasil autopsi belum didapatkan, Kasat Reskrim Polres Cimahi, AKP Niko Nurullah Adiputra menjelaskan bahwa saat dibawa ke RS Hasan Sadikin, menurut pihak dokter menduga bahwa anak tersebut diduga mengalami gizi buruk.

"Secara verbal untuk anak seusia mayat ini, kaki dan tangannya kecil. Tidak selayaknya anak usia segitu," kata Niko, Jumat, 8 Juni 2018.

Niko menambahkan, struktur kaki dan tangan mayat korban tidak membentuk otot.

"Tidak membentuk otot tangan dan kakinya, dan ini sangat memungkinkan karena gizi buruk," ujar Niko menambahkan.

Meskipun belum mendapatkan hasil penyebab kematian korban, Niko menduga anak tersebut dalam keadaan sakit.

"Kami mendalami kasus ini, meski diduga karena sakit namun tetap kami ungkap. Untuk sejauh ini luka luka di tangan dan kaki masih didalami," katanya.

Dari hasil penelusuran ke seluruh Polsek di wilayah Polres Cimahi, sudah disebar bahwa tidak ada masyarakat yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya.

"Informasi dari Polsek pun, tidak ada warga yang melapor kehilangam anggota keluarganya," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, mayat balita tersebut terbungkus plastik sampah dan tergeletak di pinggir jalan tepatnya di Gang Kanpas Mulya Kampung Kertajaya, Desa Kertajaya Kecamatan Padalarng, Kabupaten Bandung Barat, pagi ini sekitar pukul 06.00 WIB.

Pada tubuh bayi tersebut melekat pakaian berwarna biru toska dan celakan kain warna gelap. Kondisi mayat anak berusia 4 tahun tersebut sangat mengkhawatirkan.

Beberapa luka ada di tubuh korban, yakni memar di bagian kepala dan luka sobek di kaki kanan tepat di bagian pergelangan kaki.

Penemuan itu pertama kali ditemukan oleh warga bernama Joko Suranto (55). Pekerja swasta itu menemukan korban saat hendak berangkat bekerja.

Joko saat itu melihat kantong plastik berwarna hitam, penasaran dan kemudian membuka plastik itu. Dia terkejut bahwa di dalam kantong plastik itu ternyata berisi manusia. Joko kemudian melaporkan penemuan itu ke pihak ketua RT setempat.

Mayat balita dengan luka di beberapa bagian tubuhnya tersebut kini sudah dibawa ke RS Hasan Sadikin, Bandung untuk proses autopsi. Kasus ini sedang dalam penyelidikan Polsek Padalarang.

Baca Selengkapnya

Home Renata Anak Mayat Bocah Dalam Plastik di Padalarang Diduga Alami Gizi Buruk

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu