Penemuan mayat bocah dalam kresek di Padalarang. Foto: Ist/Kriminologi.id

Mayat Bocah Dalam Plastik Korban Gizi Buruk, Polisi Buru Orang Tuanya

Estimasi Baca:
Kamis, 5 Jul 2018 16:15:34 WIB

Kriminologi.id - Mayat bocah berusia 4 tahun berjenis kelamin laki-laki ditemukan di Gang Kanpas Mulya Kampung Kertajaya RT 05 RW 13 Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Mayat bocah yang ditemukan pada Kamis, 7 Juni 2018 sekitar pukul 06.00 WIB itu ternyata karena gizi buruk. Namun demikian, polisi masih memburu orang tua bocah nahas tersebut. 

Setelah sebulan berlalu jajaran Satreskrim Polres Cimahi telah melakukan penyebaran sketsa wajah anak laki-laki tersebut. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui identitas bocah itu. Jika identitas bocah itu terungkap, diharap pihak kepolisian bisa menemukan orang tuanya yang seharusnya bertanggung jawab.

Kasatreskrim Polres Cimahi, Ajun Komisaris Polisi Niko, menjelaskan sejak sketsa wajah disebar pihaknya pada 10 Juni 2018, beberapa orang sudah ada yang mendatangi Polres Cimahi dan Polsek Padalarang, Jawa Barat. 

“Sketsa kita sebar sejak tanggal 10 Juni 2018. Lalu ada beberapa orang yang mengakui mengenalnya, namun bukan dari pihak keluarga korban yang mengakuinya,” kata Niko di Jawa Barat, pada Kamis, 5 Juli 2018.

Niko meyakini ada pihak keluarga korban terkait bocah tewas terbungkus palstik karena gizi buruk. Karena itu, Niko berharap peran serta masyarakat sekitar lokasi penemuan agar dapat bekerja sama dalam membantu pihak kepolisian menemukan keluarga korban.

“Kami masih meyakini ada keluarganya, kami berharap peran masyarakat di lokasi penemuan agar bisa membantu polisi,” ujarnya.

Sebelumnya, mayat bocah laki-laki ditemukan dengan ciri-ciri rambut lurus, menggunakan celana pendek berwarna gelap, berkaos warna biru. Di pelipis kanan terdapat bekas luka dan luka memar saat ditemukan oleh warga.

Lokasi ditemukannya mayat bocaha nahas tersebut merupakan di kawasan kompleks pemukiman padat penduduk. Selain kompleks perumahan, ada tempat kos dan kontrakan di sekitarnya. Masyarakat yang tinggal di dekat lokasi penemuan rata-rata pendatang atau bukan masyarakat aasli Bandung, Jawa Barat. 

"Lokasi ditemukannya mayat anak ini, banyak pendatang dan warga setempat. Ada kostan dan kontarakan kita terus melakukan pendalaman," ujarnya. TD

Reporter: Arief Pratama
Penulis: Tito Dirhantoro
KOMENTAR
500/500