Ilustrasi penyanderaan. Ilustrasi: Kriminologi.id

Pelajar SMK Larikan 2 Bocah Demi Gasak Ponsel Android

Estimasi Baca:
Jumat, 29 Jun 2018 19:20:32 WIB

Kriminologi.id - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Banyumas, Jawa Tengah, memastikan dua bocah perempuan, Sal dan Jes, yang ditemukan warga di Karanglewas bukan merupakan upaya penculikan. Berdasarkan prarekonstruksi perkara, pelaku RT (16) hanya ingin menguasai ponsel merek Samsung milik korban.

"Dari hasil pendalaman dan prarekonstruksi, polisi tidak menemukan unsur penculikan. Dalam hal ini, motif pelaku membawa dua bocah perempuan itu adalah ingin menguasai HP merek Samsung milik salah satu korban," kata Kasat Reskrim Polres Banyumas AKP Bayu Puji Hariyanto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat, 29 Juni 2018.

Pelaku RT yang merupakan warga Desa Rempoah, Kecamatan Baturraden, Banyumas ditangkap tak lama setelah kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan prarekonstruksi, kata Bayu, RT yang masih berstatus pelajar salah satu SMK di Purwokerto itu ingin memiliki telepon pintar milik Sal.

"Saat itu pelaku melihat korban Sal sedang membawa HP dan seketika itu pelaku bermaksud menguasai HP tersebut. Selanjutnya, pelaku mengajak Jes dan Sal pergi ke arah selatan dengan naik sepeda motor, boncengan bertiga," katanya.

Menurut dia, pelaku yang memboncengkan kedua korban itu mengendarai sepeda motornya dengan menyusuri sejumlah ruas jalan di kota Purwokerto hingga akhirnya mereka tiba di Tempat Pemakaman Umum Jrakah, Desa Pasir Wetan, Kecamatan Karanglewas.

Mereka bertiga selanjutnya masuk ke dalam kompleks pemakaman dan selanjutnya pelaku meminta Sal menunggu di salah satu makam, sedangkan dia bersama Jes berjalan ke dalam dengan jarak sekitar 50 meter.

Selanjutnya, pelaku meninggalkan Jes di tempat itu untuk menghampiri Sal dan mengajaknya pergi hingga akhirnya berhenti di tepi Jalan Syeh Maqdum Wali, Desa Pasir Kulon, Kecamatan Karanglewas.

Pelaku dan Sal berjalan kaki menuju sebuah rumah rusak dan masuk ke dalam. Sesampainya di dalam kamar rumah kosong itu, pelaku meminta telepon pintar milik Sal.

Karena Sal berteriak, pelaku langsung membekap dan mencekik korban serta mengembalikan telepon pintar yang sudah dia minta. Sal kemudian lari meninggalkan rumah itu ketika pelaku kembali ke TPU Jrakah untuk menemui Jes.

Akan tetapi, sesampainya di TPU Jrakah, Jes sudah tidak ada di tempat itu sehingga pelaku kembali ke rumah kosong tempat dia meninggalkan Sal. Namun, ternyata bocah perempuan tersebut sudah tidak ada. Akhirnya pelaku pulang ke rumah.

Lebih lanjut, Kasatreskrim mengatakan berdasarkan hasil visum terhadap Sal dan prarekonstruksi diketahui bahwa pelaku ingin menguasai telepon pintar milik korban.

"Hasil prarekonstruksi, pelaku ingin menguasai HP korban, sinkron dengan hasil visum berupa adanya bekas cekikan pada leher korban Sal," katanya.
 

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500