Suasana rumah keluarga Grace Gabriela, bocah yang ditemukan tewas di dalam karung di Cibinong, Bogor. Foto: Erwin Maulana/Kriminologi.id

Pelaku Pembunuhan Grace Bimusu, Ketua RT: Gerak-geriknya Susah Ditebak

Estimasi Baca:
Jumat, 25 Mei 2018 16:55:22 WIB

Kriminologi.id - Pelaku pembunuhan Grace Gabriela Bimusu (5) telah ditangkap petugas Polres Bogor tiga minggu setelah penemuan mayatnya di dalam karung. 

Mayat Grace dimasukkan ke dalam karung yang dibuang di kebun pisang dan singkong  tidak jauh dari rumahnya, Selasa, 1 Mei 2018 dini hari. 

Adalah R (15) pelaku pembunuhan Grace yang merupakan tetangga Grace. R ditangkap polisi pada Selasa, 23 Mei 2018. Polisi juga membawa kedua orang tua R untuk menjalani pemeriksaan.

Grace Gabriela Bimusuh
Grace Gabriela Bimusu, korban pembunuhan.

Ketua RT 06 Perumahan Bogor Asri, Kelurahan Nanggewer, Joko Bandung, mengatakan sosok R merupakan anak yang sulit dibaca gerak-geriknya. R dinilai sebagai remaja yang pandai dalam memainkan raut wajahnya. 

"Cuma R ini emang gerak-geriknya engga bisa ditebak, engga mudah ketahuan," ujar Joko Bandung kepada Kriminologi.id, Jumat, 25 Mei 2018. 

Joko melanjutkan R memang tergolong orang yang tidak sulit untuk diajak ngobrol. Akan tetapi, remaja berusia 15 tahun ini sama sekali tidak mau menyapa terlebih dahulu sebelum orang lain yang menegurnya. 

"Ya kasarnya dia itu memang agak pendiam, dia mau ngobrol kalo diajak ngobrol. Ya kalau misalkan Grace sama teman-temannya lagi di warung mama Hanif, terus dia (R) dateng ke warung juga, ya masa enggak ngobrol," ujar Joko.

Joko mengatakan, berdasarkan prarekonstruksi yang digelar Kamis, 24 Mei 2018, diduga motifnya dendam menjadi latar belakang pembunuhan yang dilakukan R terhadap Grace. Namun, kata dia, Polres Bogor juga belum memberikan keterangan. 

"Tapi, dari hasil prarekonstruksi kemarin, diketahui bahwa pembunuhan tersebut motifnya ternyata dendam. Tapi, dendamnya itu justru sama mamanya Grace," ujar Joko.

Reporter: Erwin Maulana
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500