Ilustrasi pencabulan, Foto: Pixabay

Pelaku Pencabulan Siswi SMP Lakukan Aksinya di Lembang, Bandung

Estimasi Baca:
Jumat, 10 Ags 2018 21:43:47 WIB

Kriminologi.id - Lokasi pencabulan anak di bawah umur bernama Farid (26), terhadap siswi kelas 2 SMP berinisial GSP (13) itu berlangsung di Lembang, Bandung. Tersangka terlebih dahulu menjemput korban di rumahnya.

"Pada akhir Februari, janjian pertemuan, dijemput di belakang rumah korban, (korban) diajak ke Lembang, dan dipaksa melakukan hubungan yang tidak senonoh, sambil direkam," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jumat, 9 Agustus 2018.

Agung melanjutkan, setelah pelaku merekam aksi pencabulan itu, kemudian menyebarkan video itu ke teman-teman korban. 

Awal perkenalan dengan korban, kata Agung, dimulai dari Facebook pada Februari 2018. Agung melanjutkan, pelaku kemudian berkomunikasi dengan korban melalui jalur pribadi dan meminta nomor WhatsApp (WA) korban. Dengan memegang nomor WA korban, kemudian pelaku kerap mengirimkan gambar dan video tentang perilaku seksual.

"Setelah pertemanan kira-kira Februari 2018, yang bersangkutan sudah berkomunikasi melalui japri, WhatsApp, kemudian pada saat komunikasi dengan japri, tersangka sering kirim gambar-gambar dan video yang tidak senonoh kepada korban, kemudian sambil mengajak-ngajak seperti itu," kata Agung.

https://cdn.kriminologi.id/news_picture_thumb/pelaku-pencabulan-terhadap-anak-di-1533891636.jpg

Sebelumnya diberitakan, tersangka Farid (26) melakukan pelecehan seksual kepada siswi kelas 2 SMP berinisial GSP (13). Selain dengan anak di bawah umur, tersangka juga melayani permintaan wanita dewasa untuk perbuatan tidak senonoh itu. 

https://cdn.kriminologi.id/news_picture_thumb/polda-jabar-ungkap-kasus-pencabulan-1533891443.jpg

Menurut Direskrimum Polda Jabar Kombes Pol Umar Surya Fana, tindakan pelaku terhadap korban sudah memenuhi unsur kekerasan terhadap anak di bawah umur.

Pelaku pun dijerat pasal pencabulan dan atau persetubuhan anak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 juncto Pasal 76 D dan atau Pasal 82 Jo Pasal 76E UU Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 27 ayat 1 UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Pelaku mengajak berhubungan badan dengan berjanji menikahi, itu tetap ada paksaan kepada anak di bawah umur, dan pelaku memang punya niat merekam adegannya bersama GSP itu pun masuk memenuhi unsur Pasal 81 dan 82 tentang perlindungan anak," kata Umar.

Kini pelaku sudah mendekam di sel Direskrimum Polda Jabar. Pelaku terancam hukuman delapan tahun penjara untuk kasus pencabulan anak di bawah umur. Selain itu, pelaku juga dijerat enam tahun hukuman penjara penjara untuk kasus penyebaran video melalui media sosial berdasarkan UU ITE. YH

Reporter: Arief Pratama
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500