Pelaku Penyekapan Anak CW Biayai Hotel dari Sumbangan Mantan Pasiennya

Estimasi Baca :

CW saat mendatangi SPKT Polda Metro Jaya guna melaporkan LPAI (21/03/2018). Foto: M. Adam Isnan/Kriminologi.id - Kriminologi.id
CW saat mendatangi SPKT Polda Metro Jaya guna melaporkan LPAI (21/03/2018). Foto: M. Adam Isnan/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Chandri Widharta (64), terduga pelaku penyekapan anak di bawah umur mengaku membiayai dan menghidupi lima anak asuhnya menggunakan harta warisan keluarga yang diterimanya. Selain warisan keluarga, CW mengaku mendapatkan kucuran dari donatur yang pernah dibantu dalam proses penyembuhan penyakitnya. 

Mantan pasien ini mengidap penyakit yang akhirnya bisa disembuhkan dengan kekuatan supranatural yang dimiliki Chandri. Adapun kelima anak asuhnya, yakni FA (13), RW (14), OW (13), TW (8), dan EW (10). Mereka dirawat sejak baru lahir. Dalam merawat anak asuhnya, mereka tinggal berpindah-pindah keliling hotel satu ke hotel lainnya di wilayah Jakarta. "Dari keterangannya kan dari warisan dia, ya," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Jakarta, Sabtu, 24 Maret 2018.

Argo menjelaskan, orang yang pernah ditolong Chandri itu yang menaggung pembiayaan hotel yang menjadi rumah Chandri dan lima anak asuhnya itu. Namun, Argo tidak menjelaskan secara rinci berapa lama donatur itu membayar sewa kamar hotel yang pernah disinggahi Chandri. 

"Ada beberapa temannya ya karena dia disembuhkan dari penyakitnya, dia memberikan fasilitas ya, seperti tinggal di hotel, semuanya dibiayai oleh orang yang pernah disembuhkan CW," ujarnya.

Meski demikian, Argo mennyatakan pihaknya masuh menggali keterangan dari beberapa saksi lainnya termasuk melibatkan psikiater di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur. "Kami juga melaksanakan visum, kemudian kami juga sudah meminta keterangan dari psikiater di RS Kramat Jati. Dan nanti kami cek apakah nanti dari agenda penyidik akan memeriksa saksi yang lain, nanti kita tunggu saja," ucapnya.

Sementara Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta sebelumnya mengatakan, pihaknya hingga kini belum menerima laporan terkait dugaan tindak pidana penyekapan terhadap lima anak yang telah dilakukan CW. Nico mengatakan, pihaknya kini fokus kepada masalah penelantaran anak.

Sementara terkait asal sumber dana yang diperoleh Chandri, ia mengaku belum ada laporan tindak pidana terkait hal itu. Pengakuan Chandri, ia mendapatkan pemasukan yang cukup sehingga mampu menyewa hotel, mendidik, dan membesarkan anak asuhnya itu.

"Sementara ini belum ada yang janggal terkait pemasukannya," tuturnya.

Sebelumnya, Chandri membantah dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap lima anak asuhnya itu. Hal itu disampaikan Chandri sebelum menjalani pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya, Jumat, 16 Maret 2018. "Tidak benar saya menyiksa dan menyekap," kata Chandri di Polda Metro Jaya, Jumat, 16 Maret 2018.

Chandri mengatakan, dirinya mengalami depresi karena tuduhan tersebut. Lagipula menurut pengakuannya, dirinya telah memberikan alamat kepada orang tua anak yang tinggal bersamanya agar tetap bisa menjenguk. Saat ditanya alasan mengadopsi lima anak tersebut, Chandri mengaku karena faktor kemanusiaan dan prihatin terhadap kondisi ekonomi keluarga kelima anak angkatnya. Terlebih salah satu orang tua anak itu menjadi pekerja seks komersial (PSK), menderita HIV/AIDS dan telah meninggal dunia. SM

Baca Selengkapnya

Home Renata Anak Pelaku Penyekapan Anak CW Biayai Hotel dari Sumbangan Mantan Pasiennya

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu