bocah yang dianiaya oleh ayah tirinya. Foto: Ist/Kriminologi.id

Penganiayaan Anak Tiri di Koja, Andrianus Sayow Juga Pukul Istri Hamil

Estimasi Baca:
Jumat, 24 Ags 2018 05:35:58 WIB

Kriminologi.id - Pelaku penganiayaan yakni Adrianus Sayow (27) terhadap anak tirinya Aq (2) hingga membuat korban koma di ICU RSUD Koja, Jakarta Utara, rupanya pernah menyundutkan rokok ke tubuh korban. 

Seorang ibu yang enggan disebutkan namanya mengaku, bukan kali pertama Andri melakukan kekerasan terhadap anak tirinya tersebut. Bahkan tetangganya tersebut sering melihat Andri menganiaya Aq dengan cara menyundutkan rokok.

"Udah kasih tahu jangan begitu, tapi diulang lagi, kadang disundut rokok, pukul," kata tetangga korban kepada Kriminologi.id, Kamis, 23 Agustus 2018.

Selain menganiaya Aq, kata tetangganya tersebut, Andri juga sering memukuli istrinya. Ia pun bingung terhadap perilaku Andri yang kerap menganiaya istri dan anak tirinya tersebut. Padahal, kata tetangganya, Aq merupakan anak yang sangat lucu dan periang di lingkungan rumahnya.

"Kayanya ini orang sakit kali. Soalnya emaknya, si Yanti yang lagi ngandung delapan bulan juga sering dipukulin juga," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Aq (2) dianiaya ayah tirinya bernama Andrianus Sayow (27) pada Rabu, 22 Agustus 2018 sekitar pukul 12.00 WIB. Ia dianiaya ayah tirinya di rumah kontrakannya di lantai dua di Gang Pojok, Jalan Tipar Cakung, RT 06/05, Cilincing, Jakarta Utara. Saat ini Aq dirawat intensif di ruang ICU RSUD Koja, Jakarta Utara.

Saat itu, tersangka menjemput istrinya dan korban di daerah yon air Semper Barat atau sekitar 1 kilometer dari tempat tinggal ketiganya. Sampai di rumah, tersangka meminta istrinya untuk dibelikan makanan. Ketika itu, di dalam rumah hanya ada tersangka dan korban Aq. Tanpa sebab yang jelas, tersangka memukul anak tirinya itu berkali-kali ke arah kepala dan membenturkan kepala korban ke tembok. Akibatnya, korban lemas dan tak sadarkan diri.

Melihat korban sudah dalam keadaan lemas, tersangka panik dan menggendong korban ke kamar mandi. Letak kamar mandi ini sekitar 10 meter dari kamar. Kemudian, tersangka menyiram korban dengan air untuk menyadarkan korban. Warga yang melihat hal itu menanyakan kepada tersangka tentang kondisi Aq yang tak sadarkan diri. Tersangka hanya menjawab kalau Aq jatuh dari lemari setinggi satu meter di dalam rumah kontrakannya.

"Katanya jatuh dari lemari. Aq naik-naik ke atas, kata dia, langsung pingsan, pas jatuh," kata warga bernama Iksan (27) yang tinggal di dekat kontrakan korban saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis, 23 Agustus 2018.

Melihat keganjalan tersebut warga meminta tersangka untuk jujur, namun ia tetap bersikeras kalau Aq terjatuh dari lemari plastik tersebut. Didampingi warga, kemudian Aq dibawa tersangka ke RS Islam yang berjarak 400 meter dari lokasi kejadian. Warga mengawal ketat Andri saat itu yang takut melarikan diri.

Sampai di Rumah Sakit Islam, Aq langsung mendapatkan perawatan intensif dan diberikan oksigen. Namun, karena luka parah di bagian kepala, Aq dirujuk ke RSUD Koja, Jakarta Timur. Saat ini kondisi Aq makin memburuk.

Reporter: Rahmat Kurnia
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500