Ilustrasi kekerasan anak. Foto: Pixabay.com

Pengasuh Siksa Bocah 9 Tahun Saat Ditinggal Orang Tua Berlibur

Estimasi Baca:
Jumat, 3 Ags 2018 12:20:20 WIB

Kriminologi.id - Sepasang kekasih tega menyiksa dengan kejam empat anak yang diasuhnya selama seminggu. Seorang bocah perempuan berusia 9 tahun mengalami penyiksaan paling kejam. Korban diikat pada kandang anjing dan tak diberi makan.

Kedua pelaku, Jakayo Scott Frye (22) dan Shyann Marie Hills (22), dijatuhi hukuman pada Rabu, 1 Agustus 2018 di Pennsylvania, Amerika Serikat karena melakukan puluhan kejahatan. Bahkan, keduanya mengurung para korban dan membahayakan anak, demikian ditulis foxnews.com.

Polisi mengatakan, ibu korban membayar Frye dan Hill sebesar USD 100 atau setara Rp 1,4 juta untuk mengawasi empat anaknya selama seminggu berlibur pada akhir Juli 2018.

Pelaku penyiksa anak Jakayo Scott Frye dan kekasihnya, Shyann Marie Hills, Foto: Facebook Carolyn Blackburne
Rumah Pelaku penyiksa anak Jakayo Scott Frye dan kekasihnya, Shyann Marie Hills, Foto: Facebook Carolyn Blackburne

Sementara itu mengutip nypost.com, seorang anak perempuan 9 tahun menderita pelecehan terburuk, termasuk diikat ke kandang anjing di pergelangan tangan hingga membiru. Pelaku juga memaksa anak tersebut menjilati air kencingnya sendiri dari lantai kayu setelah dia tidak diizinkan menggunakan kamar mandi.

Ketika ibunya menjemputnya pada 27 Juli 2018, kata polisi, gadis kecil itu mengeluh sakit karena memar dan kesulitan berjalan. Ambulan yang menjemput mereka kemudian meminta bantuan polisi.

Seorang perawat mengatakan kepada para penyidik bahwa gadis kecil itu diduga terkilir pada pergelangan kaki. Selain itu, korban juga mengalami dehidrasi dan menunjukkan luka pada jaringan ototnya. Seorang polisi mengatakan terdapat memar di kedua tubuh anak-anak tersebut, termasuk telinganya yang membengkak.

Namun, kepada  ibu korban, pelaku mengaku jika bocah perempuan tersebut melemparkan dirinya ke dinding dan jatuh ke kandang anjing.

Para korban menceritakan kepada penyidik setelah mewawancarai dua anak, dua saudara perempuan mereka dan seorang anak lain, serta seorang anak lelaki berusia 14 tahun.

Rumah Pelaku penyiksa anak Jakayo Scott Frye dan kekasihnya, Shyann Marie Hills, Foto: Facebook Carolyn Blackburne
Rumah Pelaku penyiksa anak Jakayo Scott Frye dan kekasihnya, Shyann Marie Hills, Foto: Facebook Carolyn Blackburne

Bocah perempuan 9 tahun itu mengatakan kepada seorang penyidik bahwa pelaku memperlakukan lebih buruk daripada anjing bersama saudara laki-lakinya. Dia menceritakan bahwa Frye mengancam agar tetap diam selama mereka mengalami penyiksan pertama kalinya.

Anak itu mengatakan kepada polisi bahwa dia diikat karena dia merengek memanggil ibunya. Dia juga mengatakan kepalanya dibenturkan di pintu kamar dan kulkas berkali-kali, kata polisi.

Frye dan Hills keduanya dipenjara dengan jaminannya masing sebesar USD 750.000 dan USD 500.000. Tidak ada pengacara yang terdaftar untuk mereka dalam catatan pengadilan.

Catatan pengadilan daftar Frye dan Hills sebagai penduduk Roma dan Towanda, kota tetangga. Sidang pendahuluan dijadwalkan pada 14 Agustus 2018.

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500