Ilustrasi Mayat Bayi. Ilustrasi: Kriminologi.id

Polisi Jerat Sepasang Kekasih Kasus Aborsi dengan Pasal Berlapis

Estimasi Baca:
Selasa, 14 Ags 2018 18:15:07 WIB

Kriminologi.id - Dua pembawa bayi dalam jok sepeda motor yakni Dimas Sabhra Listianto (21) dan Cicik Rocmatul Hidayati (21) terjerat pasal berlapis. Keduanya berencana membunuh anak kandungnya sendiri dengan melakukan aborsi namun usaha itu gagal.

"Kedua pelaku dijerat pasal berlapis yakni kasus aborsi dan kekerasaan terhadap anak serta UU Kesehatan," kata Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata, Selasa, 14 Agustus 2018.

Leonardus mengatakan, pasal yang diterapkan kepada kedua tersangka itu yakni Pasal 77a ayat 1 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 10 tahun. Selain itu, keduanya juga dijerat dengan Pasal 194 UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana 10 tahun, serta Pasal 80 ayat 3, 4 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perindungan Anak dengan ancaman pidana 20 tahun.

Dari tangan keduanya, polisi mengamankan pakaian kedua tersangka yang terkena bercak darah, satu unit sepeda motor Yamaha N-Max, satu kaos pembungkus bayi warna biru dan hijau, satu unit telepon selular merk Xiomi, dan satu lembar bungkus obat berisi empat tablet.

Sebelumnya diberitakan, sosok bayi berjenis kelamin laki-laki yang baru lahir dibawa dua orang yakni Dimas Sabhra Listianto (21) dan Cicik Rocmatul Hidayati (21) ke Puskemas Gayaman, Kecamatan Mojoayar, Mojokerto. Kedua orang tersebut diketahui merupakan pasangan kekasih yang melakukan hubungan di luar nikah.

Bayi tersebut baru saja dilahirkan di sebuah vila yang ada di kawasan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Mereka membawa bayi kritis itu dengan menaruhnya di dalam jok sepeda motornya. Mengingat kondisi bayi kritis dan minimnya peralatan, pihak puskesmas menyarankan untuk membawanya ke RS Gatoel, Mojokerto. Saat dibawa ke rumah sakit itu, hanya Dimas yang ikut dalam ambulan puskesmas, Senin, 13 Agustus 2018.

Dalam perjalanan, bayi itu meninggal, sehingga oleh pihak RS Gatoel dievakuasi ke ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki yang masih lengkap dengan ari-ari berada ruang jenazah di rumah sakit tersebut, sementara laki-laki yang membawa bayi tersebut dibawa pihak Satreskrim Polres Mojokerto guna diminta keterangan terkait bayi tersebut.

KOMENTAR
500/500