Ilustrasi bayi. Foto: Unsplash.com

PRT Buang Bayinya di Bak Sampah, Kamar Mandi Jadi Tempat Bersalin

Estimasi Baca:
Selasa, 8 Mei 2018 19:50:56 WIB
Pembantu rumah tangga tega membuang bayinya sendiri di tempat sampah rumah majikannya usai melahirkan di kamar mandi.

Kriminologi.id - Seorang pembantu rumah tangga (PRT) bernama Rustiana tega membuang bayinya sendiri di tempat sampah rumah majikannya usai melahirkan di kamar mandi. Wanita muda berusia 20 tahun itu mengaku nekat melakukan aksi kejinya karena malu anak yang dilahirkannya itu hasil dari hubungan gelapnya dengan pacarnya yang berada di Lampung. 

“Malu sama orang tua. Dia malu karena punya anak tapi ayahnya tak jelas,” kata Kapolsek Tanjung Priok, Komisaris Supriyanto kepada Kriminologi.id di Jakarta, Selasa, 8 Mei 2018.

Berdasarkan hasil interogasi pihak kepolisian, Rustiana mengaku telah menjalin hubungan dengan kekasihnya sejak lebaran tahun lalu. Saat datang ke Jakarta, Rustiana yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga sudah mengandung dengan usia kandungan 7 bulan. 

“Dari lebaran tahun lalu sampai sekarang kalau di hitung-hitung sudah 9 bulan,” ujarnya.

Supriyanto menjelaskan, Rustiana bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Villa Danau Indah, Jalan Sunter Hijau IX Blok AC RT 17 RW 10, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Selama bekerja, majikannya tak mengetahui kehamilan pembantunya.

“Majikannya juga tidak tahu kalau Rustiana hamil. Makanya saya juga bingung dia (Rustiana) bisa tak ketahuan hamil sama majikannya. Padahal usia kehamilannya saat itu sudah tiga bulan," tuturnya. 

Menurut pengakuan tersangka, kata Supriyanto, Rustiana melahirkan anak perempuannya di kamar mandi rumah majikannya pada pukul 21.00 WIB. Dia melahirkan dengan cara normal tanpa bantuan siapa pun. 

"Rustiana yang melahirkan sendiri. Dia yang mengelap bayinya sendiri pakai handuk. Semuanya dilakukan serba sendiri, " ujar Supriyanto. 

Setelah itu, lanjut Supriyanto, bayi tersebut langsung di masukkannya ke dalam plastik warna merah. Bayi nahas terbungkus plastik itu oleh pelaku langsung dibuang ke tong sampah yang berada tepat di luar rumah majikannya. 

"Tersangka melemparnya dari luar pagar," ujarnya

Tak lama Rustiana membuang bayinya, warga sekitar menemukan jenazah bayi tersebut dan langsung melaporkan temuannya itu ke pihak Polsek Tanjung Priok. Hanya butuh waktu 30 menit, polisi berhasil membekuk Rustiana di rumah majikannya. Atas perbuatannya, Rustina dijerat Pasal 80 Ayat (3) dan (4) UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak. TD

Reporter: Walda Marison
Penulis: Tito Dirhantoro
KOMENTAR
500/500