Anak tewas dibunuh ibu kandungnya, Ilustrasi: Pixabay

Sakit Maag Kronis dan Miskin Alasan Ibu Bunuh 2 Anaknya

Estimasi Baca:
Senin, 16 Jul 2018 13:55:24 WIB

Kriminologi.id - Dua bocah tewas di tangan ibunya sendiri Darmian Sihite (37) di Dusun Masgar Kelapa 2, Desa Kota Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, pada Minggu, 15 Juli 2018. Berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi, Darmian nekat membunuh anaknya RNM (7) dan MRM (3) karena depresi oleh penyakit maag kronisnya yang tak sembuh-sembuh.

Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, penyakit maag kronis yang dialami pelaku membuatnya depresi. Selain itu, masalah ekonomi juga menjadi salah satu motif pembunuhan, sebab, Darmian tak memiliki uang untuk biaya operasi.

"Motif pembunuhan karena tersangka punya penyakit maag kronis yang butuh biaya untuk operasi tapi kondisi ekonominya kurang mampu," ucap Syaiful Wahyudi saat dihubungi Kriminologi.id via sambungan telpon, Jakarta, Senin 16 Juli 2018.

Syaiful menyebut Darmian memiliki empat orang anak. Saat kejadian, hanya RNM dan MRM yang ada di rumah, sedangkan dua anak lainnya tengah beribadah di gereja yang tak jauh dari rumah bersama ayahnya.

"Yang jadi korban itu anak ke tiga dan ke empat. Kenapa cuma mereka, karena pada saat kejadian anak pertama dan keduanya sedang gereja sama ayahnya," ujar Syaiful.

Darmian Sihite (37) membunuh RNM (7) dan MRM (3) dengan cara menusuk bagian perutnya dengan menggunakan sebilah pisau. Bahkan, usai mengakhiri hidup kedua anaknya, wanita itu mencoba mengakhiri hidupnya sendiri. 

Awalnya dua buah hatinya itu tengah tertidur di kamar yang berada di bagian depan rumah mereka. Tak berapa lama RNM menangis lantaran mengompol. Sehingga, Darmian menghampiri dan memindahkan anaknya itu ke kamar lain. Selanjutnya, Darmian pun memindahkan anak bungsunya yaitu MRM yang kala itu masih tertidur di kamar depan.

Di kamar belakang itulah kedua anaknya itu dihabisi oleh Darmian dengan cara menusukan sebilah pisau ke arah perut keduanya hingga berlumuran darah.

"Kedua anaknya berinisial RNM dan MRM tewas di kamar itu dengan posisi tertelungkup," ucap Syaiful.

Kasus pembunuhan itu diketahui lantaran tak lama setelah kejadian itu, suami dari Darmian yang baru pulang beribadah bersama anak pertama dan keduanya itu mendengar suara teriakan dari kamar belakang.

Dia langsung memeriksa keadaan kamar itu. Namun, saat membuka pintu kamar itu, ketiga kaget lantaran melihat Darmian, RNM dan MRM telah berlumuran darah. MG

Reporter: Rizky Adytia
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500