Satu Keluarga Ditabrak Kereta Api, Balita Keyla Tewas Susul Ayahnya

Estimasi Baca :

Mobil Grand Livina Ditabrak Kereta Api di Tegal. Foto: ist/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Mobil Grand Livina Ditabrak Kereta Api di Tegal. Foto: ist/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Satu keluarga yang tinggal di RT 03 RW 02 Desa Pagongan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, dihantam Kereta Api Kamandaka. Akibat kejadian itu, sang suami Muhamad Ghofir (37), tewas seketika. Kemudian disusul oleh anaknya Mikeyla Aurela Alexa (3). Sementara sang istri Suhesti Fianawati (35), menderita luka-luka. 

Kasat Lantas Polres Tegal, Ajun Komisaris Polisi Ahmad Ghifar Al Ahfaqsy, mengatakan korban tewas kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Pepedan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, bertambah menjadi dua orang. Balita Keyla akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Kardinah Kota Tegal. 

“Korban meninggal dunia menjadi dua orang. Meninggalnya di rumah sakit,” kata Ahmad Ghifar Al Ahfaqsy, di Tegal, Jawa Tengah, seperti dikutip Radartegal.com.

Mufida (62), salah satu saksi yang saat itu berada tak jauh dari lokasi kejadian, mengatakan saat peristiwa kecelakaan terjadi kondisi jalan di dekat perlintasan kereta api tengah sepi. Tidak ada warga yang memberi pemberitahuan datangnya kereta api.

“Biasanya ada warga yang aruh-aruh (memberi peringatan) kalau ada kereta lewat. Tapi, tadi itu tidak ada. Tahu-tahu dengar sudah ketabrak dan keseret," kata Mufida.

Sementara salah seorang tetangga korban, Tuminem, mengatakan peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis siang, 28 Juni 2018 sekitar‎ pukul 12.00 WIB. Peristiwa kecelakaan bermula saat satu keluraga itu hendak ke toko emas. Mereka rencananya akan memperbaiki gelang milik balita Keyla yang patah. 

“Namun, baru saja mereka keluar dari rumah mau ke toko emas terjadi kecelakaan,” kata Tumimen.

Tuminem mengatakan, saat dihantam kereta tetangganya tengah menumpang mobil Nissan Grand Livina bernomor polisi H9268 JQ. Ketika melintas di perlintasan rel kereta api di Desa Pepedan dari arah barat, di saat bersamaan dari arah selatan melaju kencang Kereta Api Kamandaka jurusan Purwokerto-Semarang. Sontak mobil berwarna hitam itu langsung tertabrak dan terseret hingga sekitar 10 meter.

Terdapat tiga penumpang yang merupakan satu keluarga di dalam mobil nahas itu. Tuminem menuturkan, korban Suhesti mengalami luka akibat kecelakaan tersebut di bagian kepala dan tangan. Suhesti sempat dibawa ke Rumah Sakit DKP Pagongan. Namun, kemudian dirujuk ke RSUD Kardinah Kota Tegal.

Sementara sang suami Muhamad Ghofir tewas seketika saat terjadi kecelakaan. Belakangan salah satu korban luka yang tak lain adalah balita Keyla turut meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit. 

Baca Selengkapnya

Home Renata Anak Satu Keluarga Ditabrak Kereta Api, Balita Keyla Tewas Susul Ayahnya

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu