Ilustrasi pisau penusukan, Foto: Pixabay

Sebelum Bunuh 2 Anaknya, Darmian yang Periang Tiba-tiba Sering Melamun

Estimasi Baca:
Senin, 16 Jul 2018 17:45:51 WIB

Kriminologi.id - Polisi berencana memeriksakan Darmian Sihite (37), seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Pesawaran, Lampung yang tega membunuh dua anak kandungnya ke rumah sakit jiwa. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna mengetahui apakah pelaku tergolong sakit jiwa atau tidak.

"Kami akan berkoordinasi dengan rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan kejiwaannya ya," kata Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi  saat dihubungi Kriminologi.id, Jakarta, Senin 16 Juli 2018.

Menurut Syaiful, beberapa hari sebelum menusuk hingga menewaskan dua anaknya, RNM (7) dan MRM (3), Darmian kerap melamun dan menyendiri. Hal tersebut diungkap anak keduanya, Josep Rinaldi Manurung saat menjalani pemeriksaan di Polres Pesawaran.

Dalam pemeriksaan itu, Josep menyebut bahwa sosok ibunda tercintanya dalam beberapa hari terakhir memang mengalami perubahan perilaku. Ibunya yang memiliki sifat periang berubah menjadi sosok yang pendiam dan kerap melamun.

"Menurut keterangan dari anaknya, sejak beberapa hari lalu ibu kandungnya sering melamun di rumah dan tidak tahu apa penyebabnya," ucap Syaiful.

Berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi, Darmian nekat membunuh anaknya karena depresi oleh penyakit maag kronisnya yang tak sembuh-sembuh.

Syaiful Wahyudi mengatakan, penyakit maag kronis yang dialami pelaku membuat ia depresi. Selain itu, masalah ekonomi juga menjadi salah satu motif pembunuhan, sebab, Darmian tak memiliki uang untuk biaya operasi.

"Motif pembunuhan karena tersangka punya penyakit maag kronis yang butuh biaya untuk operasi tapi kondisi ekonominya kurang mampu," ucap Syaiful Wahyudi saat dihubungi Kriminologi.id via sambungan telpon dari Jakarta, Senin 16 Juli 2018.

Syaiful menyebut Darmian memiliki empat orang anak. Saat kejadian, hanya RNM dan MRM yang ada di rumah, sedangkan dua anak lainnya tengah beribadah di gereja yang tak jauh dari kediamannya bersama ayahnya.

"Yang jadi korban itu anak ke tiga dan ke empat. Kenapa cuma mereka, karena pada saat kejadian anak pertama dan keduanya sedang gereja sama ayahnya," ujar Syaiful.

Darmian Sihite (37) membunuh RNM (7) dan MRM (3) dengan cara menusuk bagian perutnya dengan menggunakan sebilah pisau. Bahkan, usai mengakhiri hidup kedua anaknya, wanita itu mencoba mengakhiri hidupnya sendiri. MG

Reporter: Rizky Adytia
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500