Tangkapan layar rekaman CCTV detik-detik pelaku bom bunuh diri yang mengendarai sepeda motor terobos kerumunan orang di gereja di Surabaya. Foto: Ist/Kriminologi.id

Sebelum Ledakkan Diri, Pelaku Bom Unggah Lagu Taylor Swift

Estimasi Baca:
Senin, 14 Mei 2018 17:06:04 WIB

Kriminologi.id - Ledakan bom bunuh diri terjadi di tiga gereja yang berada di Surabaya, Minggu pagi, 13 Mei 2018. Ketiga gereja tersebut adalah Gereja Santa Maria di Ngagel, Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno. 

Pelaku peledakan satu keluarga yang terdiri dari seorang ayah, istri dan empat anaknya. Dita Oepriarto (46) ketua Jamaah Anshorut Daulah Surabaya dan istrinya Puji Kuswati (42), tega menyertakan keempat anaknya dalam aksi bom bunuh diri.

Keempat anak yakni Fadhila Sari (12), dan Famela Rizqita (9), serta dua anak lelaki mereka bernama Yusuf Fadhil (18) dan Fiman Halim (16).

Fiman merupakan anak kedua pasangan Dita dan Puji. Dia dan kakaknya Yusuf tewas dalam ledakan bom di Gereja Santa Maria di Jalan Ngagel, Surabaya, Jawa Timur. Keduanya tertangkap kamera pengawas atau CCTV gereja.

Penelusuran Kriminologi.id, Senin, 14 Mei 2018, dalam akun Facebook bocah tersebut diketahui penggemar game Point Blank melalui personal computer atau PC.

Dalam postingan terakhir yang diunggah Fiman pada 20 September 2017, Dia mengunggah sebuah tautan komunitas penggemar game tersebut. Dalam unggahan tersebut sejumlah netizen juga mencibir akun tersebut.

Netizen juga membagikan unggahan itu. Sebanyak  156 pengguna Facebook menyukai unggahan itu dan 18 pengguna Facebook membagikan postingan itu. Tak hanya itu, netizen juga berkomentar bahkan mencaci dalam kolom komentar.

“Terrorist win,” tulis Arifin mengomentari ungghan itu.

Mission Completed,” sahut akun Yanz Vart dalam kolom komentar.

“Kasihan ortu yg menyesatkan.membunuh anak nya dan org lain,” tulis Zaid Azimi.

Dalam unggahan lainnya, akun itu juga memposting sebuah lagu cover yang dinyanyikan oleh Gen Halilintar yang diunggah melalui situs berbagi Youtube. Lagu tersebut berjudul I Don't Wanna Live Forever yang dinyanyikan oleh Taylor Swift dan Zayn Malik, diunggah pada 18 Maret 2017.

Tidak sedikit pula netizen yang mencibir unggahan tersebut. Bahkan komentar miring terkait unggahan itu juga ditulis di kolom komentar.

“Yes u dont live forever coz ur dead now,” tulis Dee Ade di kolom komentar.

“Akhirnya lagunya terwujud ya,” tulis akun Nael Jeleq.

Para pelaku bom bunuh diri di tiga Gereja yang berada di kota Surabaya, Jawa Timur, diketahui berjumlah enam orang yang memiliki hubungan keluarga. 

Para pelaku memilik peran yang berbeda-beda. Seperti sosok kepala rumah tangga dalam keluarga itu yang diketahui Dita Oepriarto yang meledakan bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya.
Sedangkan, sosok ibu berinisial Puji Kuswari dan dua anak perempuan yang bernama Fadila Sari dan

Vamela Rizkita meledekan bom bunuh diri di gereja GKI Diponegoro.
Sementara, ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela dilakukan oleh kedua anak laki-laki Dita yang bernama Yusuf Fadil dan Fiman Ali dengan menggunakan bom yang dibawa menggunakan sepeda motor. AS

Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500