Ilustrasi penculikan bayi. Foto: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Sebulan Berpisah, Nuraini Bertemu Bayinya yang Hilang Dicuri Teman Kos

Estimasi Baca:
Rabu, 27 Jun 2018 09:45:00 WIB

Kriminologi.id - Petugas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, menyerahkan bayi korban penculikan kepada ibu kandungnya, Nuraini Suprapti, warga Probolinggo, Jawa Timur. Petugas berhasil membekuk pelaku penculikan seorang perempuan berinisial MR.

"Karena korbannya masih berusia 9 bulan dan sangat membutuhkan ibunya maka pada dini hari ini langsung kami serah terimakan," ujar Kepala Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Antonius Agus Rahmanto kepada wartawan di Surabaya, Rabu, 27 Juni 2018 dini hari.

Korban Mohammad Farhan Akbar merupakan anak bungsu Nuraini dari tiga bersaudara. Dia diculik saat diajak ibunya kulakan pakaian di Surabaya pada 23 Mei lalu.

Polisi mengungkap pelakunya adalah teman kos ibu korban, MR, usia 24 tahun. Keduanya adalah pedagang pakaian asal Probolinggo yang biasa kulak bersama-sama di Surabaya, dengan menginap di Hotel Wali Songo, Jalan Petukangan, Surabaya.

Pada 23 Mei lalu, Nuraini mengajak putra bungsunya itu kulak pakaian di Surabaya. Namun harus kembali ke Probolinggo karena ada sesuatu yang tertinggal dan menitipkan bayinya ke pelaku MR yang menginap di Hotel Wali Songo.

Keesokan harinya saat kembali ke Surabaya, perempuan berusia 34 tahun itu tidak menemukan bayinya. MR yang dipercaya untuk merawat bayinya saat itu juga susah dihubungi.

Polisi membekuk MR dan mengamankan bayi yang diculiknya pada Selasa petang, sekitar pukul 17.30 WIB di Bekasi, Jawa Barat. Semalam polisi telah membawa pelaku dan bayi yang diculiknya ke Surabaya.

Nuraini segera menjemput bayinya setelah dihubungi polisi. Dia tiba di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Rabu 27 Juni 2018 dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

"Saya mengenal pelaku MR baru sekitar 5 bulan. Terima kasih kepada Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang telah berhasil mengembalikan anak saya," ucapnya, sambil terisak sembari menciumi buah hatinya.

Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500