Rumah Kediaman keluarga Naryo, RT 04/02, Abadijaya, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, yang dijadikan sebagai tempat penadahan bayi Aditya. Foto: Erwin Maulana/Kriminologi.id

Sempat Curiga, Suami Penadah Bayi Aditya Bertengkar dengan Istri

Estimasi Baca:
Senin, 30 Apr 2018 20:09:00 WIB

Kriminologi.id - Sunaryo, suami dari Unarsih Sulistyowati (45) yang ditangkap polisi karena kasus penculikan bayi Aditya di rumah kontrakannya di Jalan Maliki II RT 04/RW 02, Sukmajaya, Depok, curiga dengan bayi yang diasuh istrinya yang mengaku hanya dititipkan oleh Sumiati, seorang pelaku penculikan. Bahkan Sunaryo sengaja tidak bekerja untuk memastikan bayi tersebut diambil pemiliknya.

Kriminologi.id menemui Sunaryo di tempat kerjanya sebagai sopir mobil sewaan di dekat Pasar Agung Jalan Proklamasi, Kelurahan Abadijaya, Sukmajaya, Kota Depok. Tiba di tempat kerjanya, Sunaryo sedang berkumpul dengan beberapa sopir lain.

Wajah Sunaryo terlihat bingung setelah istrinya ditangkap polisi, Senin pagi, 30 April 2018. Bahkan, Sunaryo mengaku merasa malu dengan pemilik rumah kontrakan, Aliman, yang mempercayakan kepengurusan 4 rumah kontraknya kepadanya.

Menurut Sunaryo, usai dirinya mengetahui keberadaan bayi tak dikenal di rumahnya, dirinya berniat untuk tidak bekerja dan menunggu kedatangan Sumiati atau Sisil untuk mengambil bayi tersebut di rumahnya, Minggu, 29 April 2018. Namun karena tak kunjung datang, akhirnya Sunaryo mempertanyakan istrinya soal bayi itu.

"Besok paginya, sengaja ndak langsung narik. Sengaja saya tungguin bu Sisil. Eh, tapi dia ndak dateng-dateng, akhirnya saya bilang ke istri saya, kalau bu Sisil ndak dateng-dateng mau dikemanain itu anak?” kata Sunaryo kepada Kriminologi.id, Senin, 30 April 2018.

Namun karena kebingungan dengan keberadaan bayi yang tak dikenal ada di rumahnya, akhirnya Sunaryo memutuskan untuk bekerja. Usai bekerja Sunaryo kembali dikagetkan ketika pulang kembali ke rumah kontraknya Minggu, 29 April 2018, tengah malam. Pasalnya, bayi tersebut masih ada di rumahnya.

"Narik hari Minggu itu bener-bener ndak tenang saya, mas. Pulang jam 12 malem, eh pas nyampe rumah istri saya bilang bu Sisil sempet dateng, tapi bayinya ndak diambil, saya kaget. Di situ saya berantem lagi sama istri saya. Tapi karena bayinya juga uda mulai nangis-nangis, saya kasian, saya beliin susu buat dia," kata Sunaryo menambahkan.

Puncaknya ketika Sunaryo yang hendak berangkat membawa mobil pikap keesokan harinya, Senin 30 April 2018. Sunaryo terkejut ketika diberi tahu bahwa istrinya ditangkap polisi.

"Ya pagi tadi itu, pas saya udah di tempat kerja, baru aja mau narik ada yang nyewa pikap buat pindahan kosan. Eh, tiba-tiba ada yang ngasih tahu saya ada banyak polisi dateng ke rumah saya,” kata Sunaryo.

Sunaryo bahkan mengaku belum berbicara dengan istrinya usai ditangkap polisi. Pihak kepolisian terpaksa menyegel rumah kontrakan itu karena istrinya terlibat penculikan bayi Aditya.

Sebelumnya diberitakan penangkapan pelaku penculikan bayi Aditya Hamizan Purnomo dilakukan jajaran Polresta Depok di rumah pelaku penculikan di Jalan Maliki, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Senin 30 April 2018.

Bayi Aditya masih mengenakan baju dan kain biru yang digunakan menutupi kepalanya. Pelaku penculikan, Sumiati mengenakan kerudung berwarna ungu sedangkan penadahnya memakai kerudung merah. 

Saat ditemukan, bayi Aditya masih mengenakan kaos yang sama serta kain biru seperti saat terakhir diletakkan Marliana, ibu kandung bayi sebelum diculik. AS

Reporter: Erwin Maulana
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500