Baliat korban penganiayaan oleh ayah tirinya di Cilincing. Foto: Ist/Kriminologi.id

Sempat Dikabarkan Tewas, Aqilla Ternyata Masih Berjuang Untuk Hidup

Estimasi Baca:
Jumat, 24 Ags 2018 21:32:02 WIB

Kriminologi.id - Sempat dinyatakan meninggal dunia pada Jumat, 24 Agustus pagi, Aqilla seorang anak berusia dua tahun yang dianiaya ayah tirinya masih berjuang untuk hidup di ruang PICU RSUD Koja, Jakarta Utara. 

Hal itu terlihat saat dokter RSUD Koja hendak melihat ada kenaikan detak jantung Aqilla dari 135 ke angka 168. Namun meski detak jantungnya meningkat Aqilla tidak bernafas.

"Kondisinya memang saat ini kritis, tadi pagi kan sempat dinyatakan selangnya akan dicabut ya, tapi enggak jadi. Tapi yang logika saya kok tidak bernafas gitu loh. Jantungnya berdenyut tapi sudah enggak bisa gitu," kata Fauziah staf Cepat LPAI saat dikonfirmasi, Jumat, 24 Agustus 2018 malam.

Zia membenarkan Aqilla dinyatakan meninggal dunia pada Jumat pagi setelah salah satu keluarga dipanggil dokter RSUD Koja.

"Pihak keluarga dipanggil, ternyata cuma ada neneknya ya. Neneknya enggak ngerti terus main tanda tangan saja akan dicabut pernafasannya. Sehabis itu neneknya kasih kabar ke keluarga Aqilla sudah enggak ada," kata Zia.

Saat ditegaskan kembali yang memberikan informasi kalau korban meninggal adalah neneknya, Zia membenarkan.

"Iya. Dan dari pihak rumah sakit juga bilang emang ini sudah menolak obat. Keluarga juga sudah ikhlas, sudah mengikhlaskan kalau mau dicabut ya cabut saja gitu. Pak Gatot kakeknya sempat yaudah kalo mau dicabut yaudah dicabut saja," jelas Zia.

Reporter: Rahmat Kurnia
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500