Ilustrasi Perkelahian Anak. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Siswa SD Bertengkar hingga Tewas, Saksi: Sempat Dilerai dan Salaman

Estimasi Baca:
Rabu, 25 Jul 2018 11:58:10 WIB

Kriminologi.id - Dua siswa Sekolah Dasar (SD) yang bertarung hingga tewas di Kabupaten Garut, Jawa Barat sempat dilerai oleh seorang warga. Bahkan keduanya yaitu FN dan HK sempat bersalaman.

"Awalnya berkelahi namun saya pisah. Mereka dua sempat salaman," kata Ujang Sugandi, Rabu, 25 Juli 2018.

Ujang adalah saksi mata perkelahian dua murid SD tersebut. Rumah Ujang hanya berjarak 100 meter dari SD tempat keduanya bersekolah.

Setelah melerai, Ujang mengaku sempat masuk ke rumah. Namun tak disangka, salah satu murid SD yang berkelahi itu terluka berlumuran darah.

"Lalu saya masuk ke rumah hendak mengeluarkan motor saya. Pas saya lihat lagi keluar, F ini sudah berlumuran darah," jelas Ujang. 

Panik melihat F berlumuran darah, Ujang lalu bergegas membawanya ke sekolah. Pertimbangan Ujang, jarak ke sekolah lebih dekat untuk meminta pertolongan awal.

"Saya angkat F ke sekolah dulu untuk pertolongan pertama. Saat itu kondisi F memang keluar darah dari kepala," kata Ujang menjelaskan.

Ujang menuturkan, setelah sampai di sekolah, para guru lalu membawa F ke Puskesmas terdekat yaitu Puskesmas Pembantu (Pustu) Cikajang.

"Beberapa guru hari itu lalu menghubungi keluarga F," tambah Ujang.

Tentang perkelahian dua murid SD itu, Ujang mengatakan peristiwa itu terjadi begitu cepat. Dia bahkan tak menyangka kalau salah satunya hingga mengeluarkan darah dari kepala.

"Pas saya lerai itu tadinya udah berkelahi. Selang lima menit lalu F keluar darah, saya tidak tahu persis apa yang terjadi," kata Ujang. 

Reporter: Arief Pratama
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500