Lokasi penemuan Grace Gabriela, bocah yang ditemukan tewas di dalam karung di Cibinong, Bogor. Foto: Erwin Maulana/Kriminologi.id

Teriakan Maling Warga Tuntun Penemuan Jasad Grace Tewas Dalam Karung

Estimasi Baca:
Rabu, 2 Mei 2018 17:35:43 WIB
Alasan Yudi, warga RT 10 berteriak maling, karena sengaja agar para warga percaya dan mendatangi lokasi teriakan ditemukannya jasad Grace Gabriela Bimusu yang terbungkus karung dengan ditutupi daun pisang.

Kriminologi.id - Grace Gabriela Bimusu, bocah perempuan ditemukan tewas terbungkus karung di kebun pisang di dalam perumahan Bogor Asri, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa, 1 Mei 2018.

Penemuan jasad bocah lima tahun itu diwarnai teriakan maling warga sekitar. Dari teriakan maling itulah, warga menemukan jasad bocah malang itu yang sudah tak bernyawa terbungkus dalam karung dengan ditutupi daun pisang.

Awal penemuan diketahui warga RT 10 bernama Yudi. Kala mencari Grace yang hilang itu, ia tidak sendiri. Ia bersama warga lainnya, sebanyak empat rukun tentangga (RT) RT 06, 07, 05 dan 10, ikut mencari Grace yang hilang menjelang siang.

Ketua RT 10, Perumahan Bogor Asri, Karni menceritakan, sebagian besar warga curiga Grace berada di pemakaman keramat. Sebab, ia menceritakan, beberapa waktu silam, pernah kejadian yang dianggap misterius di tempat tersebut.

"Soalnya begini, dulu, pernah ada kejadian ada anak kecil yang ngelihat makhluk gaib tapi nyamar jadi ibunya. Akhirnya itu anak kecik ngikutin makhluk yang nyerupain ibunya, dibawa ke makam keramat sana," ujar Karni kepada Kriminologi.id, Rabu, 2 Mei 2018.

Suasana rumah keluarga Grace Gabriela, bocah yang ditemukan tewas di dalam karung di Cibinong, Bogor. Foto: Erwin Maulana/Kriminologi.id
Suasana rumah keluarga Grace Gabriela, bocah yang ditemukan tewas di dalam karung di Cibinong, Bogor. Foto: Erwin Maulana/Kriminologi.id

Pemakaman keramat tersebut merupakan salah satu pemakaman umum di Perumahan Bogor Asri. 

Sementara warga lainnya, Listanto menambahkan, pada Selasa, 1 Mei 2018 sekitar pukul 01.30 dini hari, saat ia dan tim sedang mencari Grace di pemakaman keramat, terdengar teriakan warga sekitar yang berada di lapangan badminton di samping kebun pisang dan singkong. Ternyata, Grace ditemukan di kebun tersebut sudah terbungkus karung. 

"Tiba-tiba ada yang teriak-teriak 'ada maling, ada maling.' Saya sama yang lain kaget. Akhirnya ramai-ramai pada ke situ. Ternyata pak Yudi nemuin karung di kebon pisang, karungnya dihalangin daun pisang. Akhirnya sepakat pak Joko yang buka tali karungnya. Semua warga pada kaget, pas dibuka talinya ada Grace di karung itu," ujar Listanto kepada Kriminologi.id.

Alasan Yudi berteriak maling, menurut Karni, karena sengaja para warga percaya dan mendatangi lokasi teriakan Yudi tersebut.

"Sengaja pak Yudi teriak-teriak, kalau enggak digituin warga enggak pada dateng ke sini. Soalnya kan banyak banget yang nyari-nyari, kalau diitung sama warga yang pada kumpul ada lebih dari 60 orang kayaknya. Nah kalo diteriakin langsung pada nyamperin," ujar Karni.

Grace Gabriela Bimusu, dimakamkan hari ini, Rabu, 2 Mei 2018. Sebelum dimakamkan, jenazah Grace disemayamkan di rumah duka Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Pengharapan Cibinong.

 DM
KOMENTAR
500/500