Seorang polisi menyelamatkan seorang bocah saat serangan bom di Polrestabes Surabaya. Foto: Ist/Kriminologi.id

Tulisan di Celana Dalam Ungkap Identitas Bocah Selamat Bom Bunuh Diri

Estimasi Baca:
Senin, 14 Mei 2018 15:21:45 WIB
Ais diduga anak pelaku bom bunuh diri Polrestabes Surabaya. Selamat karena terpental saat terjadi ledakan.

Kriminologi.id - Seorang bocah perempuan selamat dari aksi bom bunuh diri di Polrestabes Surabaya pagi tadi. Bocah perempuan tersebut bangkit berdiri dan dibopong petugas kepolisian menjauh dari lokasi ledakan. 

Bocah perempuan itu adalah anak dari pelaku bom bunuh diri yang berboncengan menggunakan dua motor dan merupakan satu keluarga. Identitas anak itu terungkap dari tulisan yang berada di celana dalam yang dikenakan.

"Satu anak itu yang dibawa sama mereka atas nama Ais (8). Identitas itu yang kami dapatkan dari celana dalam dari yang bersangkutan," ucap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera kepada Kriminologi.id saat dihubungi, Senin, 14 Mei 2018.

Anak perempuan yang mengenakan kerudung dan baju berwarna krem serta celana panjang jeans itu terlempar dari salah satu sepeda motor yang merupakan sumber ledakan bom bunuh diri itu. 

Beruntung, saat bocah perempuan itu terlihat bangkit sempoyongan, salah seorang anggota polisi yang bernama AKBP Ronny berhasil menyelamatkannya dengan membopong Ais menjauh dari lokasi ledakan.

Saat ini, bocah perempuan itu tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara lantaran mengalami luka yang cukup serius.

"Saat ini masih dirawat di rumah sakit Bhayangkara karena kami pindahakan," kata Frans.

Bom bunuh diri yang menghantam Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur terjadi pada pagi tadi sekitar pukul 08.50 WIB. Detik-detik ledakan tersebut terekam dalam video rekaman CCTV. 

Dari rekaman yang beredar luas di media sosial, ledakan itu terjadi persis di depan pintu masuk Polrestabes Surabaya.

Terlihat dua motor yang ditumpangi lima orang berboncengan itu tiba di pintu gerbang masuk Polrestabes Surabaya. Saat diberhentikan dan akan dilakukan pemeriksaan, bom yang dibawa pelaku meledak. RZ

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500