4 Pelaku Pembacokan Pelajar Saat Tawuran di Bogor, Geng SMK Dalangnya

Estimasi Baca :

Para pelaku kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur saaat rilis kasus di Mapolres Bogor Kabupaten. Foto: Humas Polres Bogor - Kriminologi.id
Para pelaku kasus pembacokan saat tawuran pelajar di Bogor saaat rilis kasus di Mapolres Bogor Kabupaten. Foto: Humas Polres Bogor

Kriminologi.id - Empat pelaku pembacokan pelajar tawuran di Jalan Raya Sukabumi, Kampung Cigombong, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor Kabupaten. 

Pelaku pembacokan pelajar ini didalangi geng SMK Kota Bogor yang tergabung dalam geng SBYM, singkatan dari Sky, Baster, Yatek dan Myboot. 

Empat pelajar yang ditangkap itu adalah HF (17) pelaku utama pembacokan warga Kecamatan Cibinong, DD (19), RP (20) mendokumentasikan video tawuran dan AS (18). Ketiga pelaku terakhir merupakan warga Kecamatan Cicurug. Mereka merupakan siswa kelas 3 pelajar SMK di Kota Bogor. 

Polisi masih mengejar pelaku lainnya yang masih kabur, yakni IW dan HK. Keduanya dinyatakan polisi berstatus daftar pencarian orang (DPO). 

Polisi mengamankan senjata tajam jenis celurit berikut sarungnya, baju, celana dan topi korban. Satu unit kendaraan Honda Vario 150 dengan nomor polisi F 2428 UAI, satu unit Handphone (Hp) merek Xiomi dan satu unit Hp merek Samsung.   

Adapun pelajar yang menjadi korban tewas dalam tawuran itu adalah berinsial UR (17) tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Ciawi Bogor. Sedangkan dua pelajar lainnya, berinisial MA (15) mengalami luka bacok di bagian tangan kanan, dan IH (17) mengalami luka bacok pada bagian tangan kiri.

Kedua pelajar yang mengalami luka itu merupakan warga Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Tawuran itu berawal Jum'at, 30 Maret 2018 sekira jam 16.30 WIB.

Tiga korban bersama lima rekannya berangkat dari Kampung Bale, Desa Pasir Doton, Sukabumi menuju Ciawi untuk menghadiri tawasulan menggunakan angkutan umum. 

Sekitar pabrik Yongjin, korban turun dari angkutan umum dan menyetop kendaraan truk jenis tronton, kemudian korban naik truk tronton tersebut. Baru saja melintas sekitar 200 meter, truk yang ditumpanginya itu dihentikan 20 pelajar dari salah satu sekolah di Bogor Kota.

Puluhan pelajar itu pun bergabung dengan para korban bersama-sama di kendaraan tersebut. Tidak lama kemudian, truk yang ditumpangi mereka dihentikan kelompok pelajar yang langsung menyerang menggunakan senjata tajam jenis celurit. 

Amukan pelajar ini membuat korban menjadi sasaran penganiayaan. Ketiga korban pun dilarikan ke rumah sakit Ciawi. Namun dalam perjalanan pelajar berinisial UR meninggal dunia. 

Modus Operandi pelaku ingin melakukan penyerangan terhadap para pelajar di salah satu sekolah di Bogor Kota ternyata salah sasaran mengenai pelajar lain yang menuju Ciawi," ujar Kapolres Bogor Kabupaten AKBP Andi M Dicky Pastika, Jumat, 6 April 2018. 

Dicky melanjutkan atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 80 ayat (3) UU RI No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan atau 170 ayat (3) KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP dan atau Pasal 2 ayat (1) UU RI No. 12/Drt/1951.  MSA

Baca Selengkapnya

Home Renata Remaja 4 Pelaku Pembacokan Pelajar Saat Tawuran di Bogor, Geng SMK Dalangnya

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu