Rilis kasus remaja lakukan penganiayaan di kawasan stadion Pranatayudha, Kabupaten Karawang. Foto: Arief Pratama/Kriminologi.id

Balas Dendam Membabi Buta Saat Takbiran, Remaja Tewas Ditusuk Gunting

Estimasi Baca:
Jumat, 22 Jun 2018 14:30:57 WIB

Kriminologi.id - Seorang remaja berinisial AS yang masih berusia 16 tahun tewas ditusuk oleh ketiga pelaku yang juga masih remaja pada saat malam takbiran. Ketiga pelaku tersebut yang berusia kisaran 15 sampai 16 tahun itu masing-masing berinisial E, M, dan F.

Kapolrestabes Bandung, Komisaris Besar Pol Hendro Pandowo, mengatakan peristiwa penegeroyokan hingga berujung seorang korban tewas itu terjadi sehari sebelum perayaan hari raya Idul Fitri atau 14 Juni 2018. 

“Awalnya pelaku E, M dan F menjadi korban pengeroyokan oleh AS dan teman-temannya pada 13 Juni 2018. Karena tak terima, lalu tiga orang ini membalas dengan menusuk AS saat malam takbir idul fitri. AS sendiri tewas mengalami luka tusuk,” kata Hendro di Bandung, Jawa Barat, pada Jumat, 22 Juni 2018.

Berdasarkan keterangan ketiga pelaku, kata Hendro, mereka mengakui perbuatannya menusuk AS hingga tewas. Peristiwa penusukan menurut ketiganya dilakukan setelah mereka merencanakannya terlebih dahulu dengan alasan membalas dendam.

“Pelaku mengakui merencanakan penusukan ini. Saat melakukan penusukan pelaku membabi buta menusuk bagian dada dan lengan," ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, ketiga remaja tanggung tersebut telah diamankan di Mapolrestabes. Ketiga pelaku bakal dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 dan Pasal 338-340 KUHP Pidana.

Sementara itu Kasatreskrim Polrestabes Bandung, Ajun Komisaris Besar Pol M Yoris Maulana, mengatakan bahwa kasus ini dalam penyidikan pihaknya. Menurut hasil penyidikan, peristiwa penusukan dilakukan saat korban hendak pulang ke rumahnya. 

Namun, lanjut Yoris, dalam perjalanannya korban dihadang ketiga pelaku. Mereka kemudian berkelahi hingga terjadi penusukan. Dari penangkapan kepada ketiga tersangka, pihaknya juga menyita barang bukti berupa gunting benang.

Menurutnya, para remaja ini merupakan warga sekitar Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Jawa Barat, bukan bagian dari anggota geng motor. TD

Reporter: Arief Pratama
Penulis: Tito Dirhantoro
Multimedia: S. Dwiangga Perwira
KOMENTAR
500/500