Ilustrasi korban pelecehan seksual, Foto: pixabay.com

Diancam Pacar Foto Bugilnya Disebar, Remaja 16 Tahun Lapor Polisi

Estimasi Baca:
Senin, 23 Apr 2018 17:20:19 WIB

Kriminologi.id - Seorang remaja perempuan berinisial YA (16) melaporkan kekasihnya, SN (28) ke polisi. Ia mengaku telah mengalami pelecehan yang dilakukan SN dan diancam foto tak senonohnya akan disebar sang kekasih.

Korban mengatakan dirinya dilecehkan pelaku pada bulan April 2018. Pada hari kejadian, pelaku menjemput korban dari sekolah dan mengajaknya ke daerah Kampung Penggilingan Tengah, Babelan Kabupaten Bekasi yang tak lain adalah rumah pelaku.

Saat sampai di rumah, pelaku mulai merayu-rayu korban. Dengan tipu muslihatnya, pelaku mulai membuka seragam pramuka korban dan kemudian mencium pipi dan memegang alat vital korban.

"Korban ini diiming-imingi untuk menikah jika mau menuruti kemauan pelaku," kata Kasi Humas Polsek Babelan, Bripka Anwar Fadillah kepada Kriminologi.id, Jakarta, Senin, 23 April 2018.

Setelah melakukan hal tak senonoh itu, pelaku mengancam korban agar tidak menceritakan kejadian itu kepada siapapun. Pelaku mengancam akan menyebarkan foto bugil korban ke media sosial jika hal tersebut diceritakan kepada orang lain.

Mendengar amcaman itu, korban mengaku tak diterima. Apalagi bagian kewanitaannya telah dilecehkan pelaku. Ketika tiba di rumahnya, korban pun mengadukan perbuatan pelaki ke orang tuannya.

"Akhirnya korban cerita juga kepada orang tuanya. Kemarin buat laporan, dan langsung kita proses," katanya.

Pada Minggu, 22 April 2018 pukul 21:00 WIB,  pelaku berhasil ditangkap di rumahnya di Kampung Penggilingan Tengah, Babelan, Kanupaten Bekasi.

"Anggota langsung bergerak ketika dapat laporan, pelaku sekarang sudah di Polsek Babelan," katanya.

Kepolisian menyita sejumlah baranf bukti beruoa pakaian pramuka korban, celan dalam dan BH milik korban. Pelaku dikenakan Pasal 82(2) UU RI No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak ancaman hukuman 10 tahun penjara. MG

Reporter: Rahmat Kurnia
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500