Dijual Jadi Pemandu Lagu, Korban Belum Kembali Meski Pelaku Ditangkap

Estimasi Baca :

Ika Dewi Ratnawati (44) dan Novi (22) tersangka penjualan orang atau tindak pidana perdagangan orang ke Nabire, Papua. Korbannya tak lain adalah WN, remaja asal Bekasi, Jawa Barat,, Foto: Kriminologi.id/Rahmat Kurnia - Kriminologi.id
Ika Dewi Ratnawati (44) dan Novi (22) tersangka penjualan orang atau tindak pidana perdagangan orang ke Nabire, Papua. Korbannya tak lain adalah WN, remaja asal Bekasi, Jawa Barat,, Foto: Kriminologi.id/Rahmat Kurnia

Kriminologi.id - Keluarga korban kasus perdagangan manusia Hendrik dan Sukaesih hingga kini berharap anak ketiganya yang dijual sebagai pemandu lagu di sebuah tempat karaoke di Nabire, Papua, bisa segera pulang. Meski pelaku perdagangan orang sudah ditangkap, namun Weni yang pergi sejak Februari 2018 hingga kini tak kunjung pulang ke rumahnya di Teluk Buyung, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Tidak hanya itu, usai kepolisian menetapkan Ika Dewi dan Novi sebagai tersangka, pihak keluarga saat ini sudah tidak bisa lagi berkomunikasi dengan Weni.

"Kabar terakhir satu minggu lalu, dia bilang pengen pulang biar bisa kumpul sama keluarga, tapi gak bisa," kata Hendrik saat dihubungi, Jumat, 4 Mei 2018.

Saat ini kata Hendrik istrinya Sukaesih begitu rindu kepada anak ketiganya. Ia hanya bisa melihat anaknya dari foto dan sesekali mengusap pakaian milik Weni.

Sementara itu kuasa hukum keluarga Hendrik bernama Agus Budiono berharap kepolisian bisa segera membantu pemulangan Weni yang menjadi korban eksploitasi anak oleh dua tersangka bernama Novi dan Ika Dewi.

"Tentunya harapan kami secepatnya kepolisian dapat berkordidasi dengan pihak di sana (Papua) untuk proses pemulangan korban, kalau terlalu lama takutnya terjadi hal yang tidak diinginkan," kata Agus saat dikonfirmasi, Jumat, 4 Mei 2018.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Jarius Saragih mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan kordinasi dengan pihak di Papua untuk proses pemulangan korban.

"Masih berkordinasi dengan pihak di Papua, " kata Jarius di Polrestro Bekasi Kota, Kamis malam, 4 Mei 2018.

Seperti diketahui kasus perdagangan orang dengan korbannya Weni, terungkap saat salah satu korban bernama Wiwik berhasil pulang ke Bekasi setelah membayar utang-utangnya kepada mami di tempat karaoke di kawasan Nabire, Papua.

Wiwik kemudian langsung memberitahu kedua orang tua Weni. Mendengar itu Hendrik dan Sukaesih didampingi pengacaranya melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya. Kasus itu kemudian diserahkan ke Polres Metro Bekasi Kota.

Aparat Polres Metro Bekasi kemudian menangkap Novi dan Ika Dewi di Warung Jaka, Bekasi Timur. Keduanya kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Dari pengakuan Ika, dirinya sudah memberangkatkan tiga orang ke Nabire. Ika mengaku diberi uang Rp 2 juta untuk setiap orang yang berhasil diberangkatkan. AS

Baca Selengkapnya

Home Renata Remaja Dijual Jadi Pemandu Lagu, Korban Belum Kembali Meski Pelaku Ditangkap

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu