Ilustrasi pembacokan. Foto: Pixabay.com

Disangka Nantangin Saat Nyetel Gas Motor, Pelajar Dibacok Geng Motor

Estimasi Baca:
Senin, 7 Mei 2018 17:10:42 WIB
Sekelompok orang yang diduga geng motor dari Jakarta Barat membacok pelajar SMP bernama Mido Mahadi Putra. Para pelaku tersinggung akibat Mido dan kawan-kawannya menyetel gas sepeda motornya.

Kriminologi.id - Sekelompok orang yang diduga geng motor dari Jakarta Barat melakukan pembacokan terhadap Mido Mahadi Putra, siswa kelas 1 SMP Negeri 64 Jakarta. Peristiwa pembacokan terjadi di Jalan Budi Rahayu 3 RT 06 RW 09, Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Mangga Besar, Jakarta Pusat pada Minggu dini hari, 6 Mei 2018 sekitar pukul 02.00 WIB

Saat ditemui di rumahnya yang tak jauh dari tempat kejadian perkara, peman korban bernama Rudi menuturkan, kronologi peristiwanya berawal saat Mido dan kawan-kawannya tengah menyetel gas sepeda motor milik kawan-kawannya di Jalan Budi Rahayu 3.

"Tiba-tiba datanglah geng motor itu menyangka Mido dan kawan-kawannya menantang kelompok geng motor itu karena menggeber-geber motor," kata Rudi kepada Kriminologi.id di Jakarta, Senin, 7 Mei 2018.

Selanjutnya, Mido dan kawan-kawannya yang saat itu diserang sempat berniat ingin menyerang balik. Namun, anggota mereka lebih banyak. Alhasil, Mido dan kawannya memilih melarikan diri.

Saat itu, Mido bersama temannya bernama Rizal lari paling belakang. Nahas, saat berlari menghindari kejaran geng motor itu Mido terjatuh. Saat itulah Mido dibacok. Sementara pelaku langsung kabur. 

Menurut Rudi, sekelompok orang tak dikenal yang membacok keponakannya itu merupakan sekelompok geng motor dari wilayah Jakarta Barat. Sebelum melakukan pembacokan, kelompok tersebut konvoi terlebih dahulu berjumlah sekitar 30 orang. 

Setelah peristiwa pembacokan itu, Mido mengalami luka robek sepanjang kira-kira 6 cm akibat bacokan senjata tajam berupa klewang di bagian punggung bawah sebelah kanan. Dengan luka sepanjang itu, Mido menerima sebanyak 20 jahitan. 

"Itu dia ada 20 jahitan, dia dibacok pakai klewang. Sementara Rizal mengalami luka yang tidak begitu parah. Ya terus Mido langsung dibawa ke rumah sakit sama teman-temannya malam itu juga," katanya.

Sementara Kasi Humas Polsek Sawah Besar Jakarta Pusat, Bripka M Herman, mengatakan pihaknya hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap sekelompok penyerang yang diduga anggota geng motor itu.

"Sekarang masih lidik ya, juga pengejaran para pelaku. Mereka itu kan begitu setelah aksi geruduk-geruduk terus kabur," tuturnya.

Dalam kasus ini, sebanyak 2 unit sepeda motor milik teman Mido ikut raib dlarikan para anggota geng motor tersebut setelah membacok Mido dan teman-teman Mido lari kabur menyelamatkan diri.

"Ya semoga pelaku cepat ketangkap sama Polisi ya mas," tutur Rudi.

KOMENTAR
500/500