Ilustrasi tawuran pelajar, Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Drama Penyerahan Diri Pelaku Penusukan Saat Tawuran Pelajar di Tangsel

Estimasi Baca:
Senin, 13 Ags 2018 17:45:53 WIB

Kriminologi.id - Perburuan sosok pelaku penusukan terhadap seorang siswa bernama Ahmad Fauzan (18) pada saat terjadi tawuran antara sekolah Bipuri dengan Sasmita Jaya akhirnya berakhir. Sosok remaja berinisial FF (18) kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Penyerahan diri tersangka boleh dibilang penuh drama. Bagaimana tidak, remaja yang diketahui merupakan siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sasmita 1 itu, akhirnya menyerahkan diri usai bersembunyi di beberapa tempat selama hampir dua pekan.

"Tersangka bersembunyi ke wilayah Tasikmalaya hingga diamankan oleh keluarganya di rumah pamannya di kawasan Lido, Sukabumi, Jawa Barat," ucap Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan di Mapolres Tangerang Selatan, Senin, 13 Agustus 2018.

Remaja yang kini harus mendekam di balik jeruji besi itu menyerahkan diri diantar keluarganya pada Jumat, 10 Agustus 2018. Namun, penyerahan FF yang dilakukan pihak keluarga harus melewati proses yang cukup panjang.

Sebab, polisi harus berulang kali berkomunikasi dengan pihak keluarga yang diketahui ikut menyembunyikan keberadaannya.

"Tersangka ini diantarkan oleh pihak keluarga. Pihak keluarga akhirnya menyerahkan tersangka setelah beberapa kali kita berkoordinasi mengingat pelaku ini di bawah umur," kata Ferdy.

Ia mengaku belum bisa memastikan mengenai pihak keluarga yang sempat menyembunyikan dan merahasiakan keberadaan tersangka dan dapat dijerat dengan hukum lantaran menghalangi penyelidikan.

Ia beralasan, meski sempat menghalangi penyelidikan, pada akhirnya pihak keluarga tetap menyerahkan dan kooperatif dengan polisi.

"Sejauh ini memang awalnya kurang kooperatif, tapi kan ini keluarga sudah koperatif karena tersangka diserahkan," kata Ferdy.

Diberitakan sebelumnya, puluhan siswa SMK Sasmita Pamulang dan SMK Bhipuri Cilenggang Serpong terlibat tawuran di Jalan Boulevard Taman Tekno, Tangerang Selatan, Selasa, 31 Juli 2018.

Video tawuran itu beredar di media sosial manampilkan puluhan pelajar mengenakan seragam putih abu-abu. Seorang pelajar terlihat terkapar dengan kondisi mengenaskan di belakang angkutan kota. Sebilah golok terlihat masih menancap di pipinya.

Meskipun terluka, pelajar tersebut berusaha bangkit dan memegang parang panjang. Tak berapa lama, beberapa rekannya berusaha menyelamatkan pelajar tersebut. Mereka memapahnya ke atas motor untuk dibawa ke rumah sakit.

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500