Dok. Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, Foto: depok.go.id

Kata Wakil Wali Kota Depok soal Guru yang Lecehkan 15 Anak Laki-laki

Estimasi Baca:
Kamis, 7 Jun 2018 14:51:49 WIB

Kriminologi.id - Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna meminta agar AR, guru sekolah dasar negeri yang melakukan kasus pelecehan seksual terhadap belasan siswa laki-laki harus ditindak tegas oleh aparat kepolisian.

"Kasus ini perlu diambil langkah hukum yang tegas karena sudah mencoreng dunia pendidikan di Kota Depok," kata Pradi di Depok, Kamis, 7 Juni 2018.

Pradi mengatakan kasus ini menjadi catatan sendiri bagi sekolah agar lebih selektif lagi dalam merekrut guru sekolah dasar dengan mekanisme yang lebih ketat lagi agar anak didik merasa nyaman dalam belajar.

Dikatakannya sulit mendeteksi kelakuan seorang guru tersebut karena dalam kesehariannya dalam keadaan normal, memang baru diketahui adanya prilaku menyimpang setelah ada korban yang melaporkan ke aparat kepolisian.

"Ke depannya diharapkan pola-pola komunikasi dengan seorang anak agar lebih intensif dengan orang tua sehingga dapat diketahui apa yang terjadi di sekolahnya," ujarnya.

Menurut Pradi, seharusnya sekolah menjadi tempat yang nyaman bagi para siswa untuk menuntut ilmu, namun dengan kejadian ini maka tentunya murid-murid mengalami trauma psikologi.

Sebelumnya sejumlah orang tua murid melaporkan tindakan pelecehan seksual terhadap puluhan anak sekolah dasar negeri di Kota Depok Jawa Barat yang dilakukan oleh AR ke Polres Depok, Rabu, 6 Juni 2018. Perbuatan asusila tersebut kepada siswa pria di dua rombongan belajar kelas VI.

"Anak saya bercerita kalau sering diminta gurunya untuk buka celana kalau mau nilainya bagus, bahkan kemaluan anak saya disentuh," ujar Lia, salah seorang orang tua korban.

Lia menduga guru tersebut sudah melakukan aksinya berulang kali, sejak pertama kali mengajar pada dua tahun lalu yaitu sejak kelas V hingga kelas VI.

"Saya heran mengapa guru ini leluasa melakukan saat pelajaran sekolah dan juga berkemah saat Pramuka," katanya.

Pelaku yang juga pembina Pramuka ini memberikan iming-iming kepada para korbannya agar bisa mendapatkan nilai bagus maka mau diperlakukan tak senonoh dengan guru tersebut.

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500